Take And Share

Distribusi Frekuensi (Perencanaan Saluran Drainase Bag. III)

Posted by: mtnugraha on: July 5, 2009

Melanjutkan postingan mengenai perencanaan saluran drainase, kali ini saya akan membahas mengenai perhitungan curah hujan rencana menggunakan distribusi frekuensi. Distribusi frekuensi digunakan untuk memperoleh probabilitas besaran curah hujan rencana dalam berbagai periode ulang. Dasar perhitungan distribusi frekuensi adalah parameter yang berkaitan dengan analisis data yang meliputi rata-rata, simpangan baku, koefisien variasi, dan koefisien skewness (tabel 1).

1. Tabel 1

Dalam ilmu statistik dikenal beberapa macam distribusi frekuensi yang banyak digunakan dalam bidang hidrologi, dimana masing-masing distribusi memiliki sifat-sifat khas sehingga setiap data hidrologi harus diuji kesesuaiannya dengan sifat statistik masing-masing distribusi tersebut. Pengujian tersebut sangat penting dilakukan karena menurut saya ada beberapa kesalahan yang biasa digunakan orang dalam penentuan curah hujan rencana menggunakan distribusi frekuensi. Banyak orang menggunakan Distribusi Gumbel tanpa adanya dasar yang kuat. Padahal belum tentu sebaran data curah hujan di wilayah tersebut cocok dengan Distribusi Gumbel. Bahkan di Pulau Jawa, menurut Bapak Sri Harto sekitar 90% sebaran data curah hujan cocok dengan Distribusi Log-Pearson III. Sehingga kalau distribusi frekuensinya tidak cocok dengan sebaran data yang ada maka error yang didapat akan sangat besar.

Nah berikut ini beberapa distribusi frekuensi yang biasa digunakan dalam bidang hidrologi :

1). Distribusi Gumbel

Perhitungan curah hujan rencana menurut Metode Gumbel, mempunyai perumusan sebagai berikut :

2. Gumbel (1)

3. Gumbel (2)

Faktor probabilitas K untuk harga-harga ekstrim Gumbel dapat dinyatakan dalam persamaan diatas.

2). Distribusi Normal

Perhitungan curah hujan rencana menurut Metode Distribusi Normal, mempunyai perumusan sebagai berikut :

4. Normal (1)

3). Distribusi Log Pearson III

Perhitungan curah hujan rencana menurut Metode Log Pearson III, mempunyai langkah-langkah perumusan sebagai berikut :

5. Log Pearson (1)

Catatan :

Untuk penurunan rumus masing-masing distribusi frekuensi dapat anda temukan dalam buku-buku statistika.

LAMPIRAN :

Tabel LA-1 Metode Gumbel – Reduced Mean (Yn)

N

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

0,4952

0,4996

0,5035

0,5070

0,5100

0,5128

0,5157

0,5181

0,5202

0,5220

20

0,5236

0,5252

0,5268

0,5283

0,5296

0,5309

0,5320

0,5332

0,5343

0,5353

30

0,5362

0,5371

0,5380

0,5388

0,8396

0,5403

0,5410

0,5418

0,5424

0,5436

40

0,5436

0,5442

0,5448

0,5453

0,5458

0,5463

0,5468

0,5473

0,5477

0,5481

50

0,5485

0,5489

0,5493

0,5497

0,5501

0,5504

0,5508

0,5511

0,5515

0,5518

60

0,5521

0,5524

0,5527

0,5530

0,5533

0,5535

0,5538

0,5540

0,5543

0,5545

70

0,5548

0,5550

0,5552

0,5555

0,5557

0,5559

0,5561

0,5563

0,5565

0,5567

80

0,5569

0,5570

0,5572

0,5574

0,5576

0,5578

0,5580

0,5581

0,5583

0,5585

90

0,5586

0,5587

0,5589

0,5591

0,5592

0,5593

0,5595

0,5596

0,5598

0,5599

100

0,5600

0,5602

0,5603

0,5604

0,5606

0,5607

0,5608

0,5609

0,5610

0,5611

Tabel LA-2 Metode Gumbel – Reduced Standard Deviation (Sn)

N

0

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

0,9496

0,9676

0,9833

0,9971

1,0095

1,0206

1,0316

1,0411

1,0493

1,0565

20

1,0628

1,0696

1,0754

1,0811

1,0864

1,0915

1,0961

1,1004

1,1047

1,1080

30

1,1124

1,1159

1,1193

1,1226

1,1255

1,1285

1,1313

1,1339

1,1363

1,1388

40

1,1413

1,1436

1,1458

1,1480

1,1499

1,1519

1,1538

1,1557

1,1574

1,1590

50

1,1607

1,1623

1,1638

1,1658

1,1667

1,1681

1,1696

1,1708

1,1721

1,1734

60

1,1747

1,1759

1,1770

1,1782

1,1793

1,1803

1,1814

1,1824

1,1834

1,1844

70

1,1854

1,1863

1,1873

1,1881

1,1890

1,1898

1,1906

1,1915

1,1923

1,1930

80

1,1938

1,1945

1,1953

1,1959

1,1967

1,1973

1,1980

1,1987

1,1994

1,2001

90

1,2007

1,2013

1,2020

1,2026

1,2032

1,2038

1,2044

1,2049

1,2055

1,2066

100

1,2065

1,2069

1,2073

1,2077

1,2081

1,2084

1,2087

1,2090

1,2093

1,2096

Tabel LA-3 Metode Gumbel – Reduced Variate (YTr) Sebagai Fungsi Periode Ulang

Periode Ulang (Tr)

Tahun

Reduced Variate

(YTr)

Periode Ulang (Tr)

Tahun

Reduced Variate

(YTr)

2

0,3668

25

3,1993

5

1,5004

50

3,9028

10

2,2510

100

4,6012

Tabel LA-4 Nilai K Untuk Distribusi Log-Pearson III

Koef. G

Periode Ulang (Tahun)

1,0101

1,25

2

5

10

25

50

100

Presentase Peluang Terlampaui

99

80

50

20

10

4

2

1

3,0

-0,667

-0,636

-0,396

0,420

1,180

2,278

3,152

4,051

2,8

-0,714

-0,666

-0,384

0,460

1,210

2,275

3,114

3,973

2,6

-0,769

-0,696

-0,368

0,499

1,238

2,267

3,071

2,889

2,4

-0,832

-0,725

-0,351

0,537

1,262

2,256

3,023

3,800

2,2

-0,905

-0,752

-0,330

0,574

1,284

2,240

2,970

3,705

2,0

-0,990

-0,777

-0,307

0,609

1,302

2,219

2,192

3,605

1,8

-1,087

-0,799

-0,282

0,643

1,318

2,193

2,848

3,499

1,6

-1,197

-0,817

-0,254

0,675

1,329

2,163

2,780

3,388

1,4

-1,318

-0,832

-0,225

0,705

1,337

2,128

2,706

3,271

1,2

-1,449

-0,844

-0,195

0,732

1,340

2,087

2,626

3,149

1,0

-1,588

-0,852

-0,164

0,758

1,340

2,043

2,542

3,022

0,8

-1,733

–0,856

-0,132

0,780

1,336

1,993

2,453

2,891

0,6

-1,880

-0,857

-0,099

0,800

1,328

1,939

2,359

2,755

0,4

-2,029

-0,855

-0,066

0,816

1,317

1,880

2,261

2,615

0,2

-2,178

-0,850

-0,033

0,830

1,301

1,818

2,159

2,472

0,0

-2,326

-0,842

0,000

0,842

1,282

1,751

2,051

2,326

-0,2

-2,472

-0,830

0,033

0,850

1,258

1,680

1,945

2,178

-0,4

-2,615

-0,816

0,066

0,855

1,231

1,606

1,834

2,029

-0,6

-2,755

-0,800

0,099

0,857

1,200

1,528

1,720

1,880

-0,8

-2,891

-0,780

0,132

0,856

1,166

1,448

1,606

1,733

-1,0

-3,022

-0,758

0,164

0,852

1,128

1,366

1,492

1,588

-1,2

-2,149

-0,732

0,195

0,844

1,086

1,282

1,379

1,449

-1,4

-2,271

-0,705

0,225

0,832

1,041

1,198

1,270

1,318

-1,6

-2,388

-0,675

0,254

0,817

0,994

1,116

1,166

1,197

-1,8

-3,499

-0,643

0,282

0,799

0,945

1,035

1,069

1,087

-2,0

-3,605

-0,609

0,307

0,777

0,895

0,959

0,980

0,990

-2,2

-3,705

-0,574

0,330

0,752

0,844

0,888

0,900

0,905

-2,4

-3,800

-0,537

0,351

0,725

0,795

0,823

0,830

0,832

-2,6

-3,889

-0,490

0,368

0,696

0,747

0,764

0,768

0,769

-2,8

-3,973

-0,469

0,384

0,666

0,702

0,712

0,714

0,714

-3,0

-7,051

-0,420

0,396

0,636

0,660

0,666

0,666

0,667

Tabel LA-5 Metode Distribusi Normal – Nilai Variabel Reduksi Gauss

No.

Periode Ulang (T)

Tahun

Peluang

KT

1.

1,001

0,999

-3,05

2.

1,250

0,800

-0,84

3.

1,670

0,600

-0,25

4.

2,500

0,400

0,25

5.

2,000

0,500

0

6.

5,000

0,200

0,84

7.

10,000

0,100

1,28

8.

20,000

0,050

1,64

9.

50,000

0,020

2,05

10.

100,000

0,010

2,33

Oke sekian dulu pembahasan mengenai distribusi frekuensi. Postingan berikutnya adalah mengenai contoh penggunaan distribusi frekuensi dan memilih distribusi frekuensi yang cocok dengan sebaran data yang ada dengan menggunakan Uji Chi-Kuadrat.

2 Responses to "Distribusi Frekuensi (Perencanaan Saluran Drainase Bag. III)"

tets

Nggak jelas banget!

Leave a Reply