Kalung Unik dari Biji Buah Melon

Kebetulan lagi browsing-browsing, nemu blog bagus yang isinya mengenai kerajinan tangan. Tulisan kali ini saya bakalan cerita mengenai pembuatan kalung unik dari biji buah melon yang saya ambil dari blog tersebut (blog tersebut blog berbahasa Inggris, jadi disini saya bakalan nulis versi Indonesia-nya dengan gaya bahasa saya sendiri dan ada beberapa sedikit tambahan tentunya).

Sebelum dimulai, tulisan asli versi Inggrisnya ada disini :

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

Selamat membaca dan mencoba!

Buah Melon

Buah Melon

(Sumber : http://shafakahfi.blogspot.com/2011/04/khasiat-buah-melon.html)

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu diberi buah melon sebanyak yang ada pada gambar diatas? hmmmm …. pasti kamu langsung melahap habis buah melon tersebut, dengan terlebih dahulu membuang biji-biji yang ada pada buah melon tersebut. Eits, tahukah kamu ternyata biji melon yang sering kita buang, karena kita anggap sebagai sesuatu yang tidak berguna itu, dapat menjadi suatu kreasi unik dan cantik dengan sedikit kreativitas dari kita.

Dengan biji-biji yang ada pada melon tersebut, kita dapat membuat sebuah kalung yang tidak kalah menawannya dengan kalung-kalung yang sering kita lihat di toko-toko aksesoris, bahkan kita bisa menjual kalung tersebut dan mendapatkan uang hasil dari buah tangan kita. Menarik bukan?

Lalu, bagaimana caranya membuat kalung cantik dan unik dari biji melon tersebut?, ikuti dan praktekkan langkah demi langkah yang akan dijelaskan di bawah ini.

  • Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan bahan-bahan apa saja yang akan kita butuhkan dalam pembuatan kalung dari biji melon tersebut. Berikut ini merupakan bahan-bahan yang perlu kita persiapkan dalam pembuatan kalung tersebut :
Bahan dan Alat

Bahan dan Alat

  • Setelah semua bahan yang akan digunakan telah disiapkan, langkah selanjutnya adalah mengukur seberapa panjang benang nilon yang akan digunakan dalam pembuatan kalung. Sebagai informasi, benang dengan bahan nilon dipilih karena mempunyai kekuatan yang cukup baik untuk menahan berat suatu benda, dibandingkan benang wol ataupun benang kapas. Cara mengukur seberapa panjang benang nilon yang dibutuhkan, dapat dilakukan dengan melingkarkan benang nilon terhadap leher kita atau leher orang yang akan kita buatkan kalung. Lingkaran benang nilon pada leher tersebut diusahakan tidak terlalu ketat atau terlalu longgar, sehingga kalung terlihat pada posisi yang cukup pas ketika digunakan. Panjang dari benang nilon ditambahkan sebagai bahan untuk menyambung antara sisi satu dengan sisi yang lainnya.Gambar diatas menunjukkan berbagai ukuran dari kalung. Longgar atau rapatnya disesuaikan dengan selera kita, namun usahakan agar posisi kalung terlihat pas di leher penggunanya.
  • Langkah berikutnya, kita potong buah melon dengan menggunakan pisau menjadi dua bagian sama besar.

  • Selanjutnya kita ambil biji yang ada pada buah melon tersebut dengan menggunakan sendok. Masukkan biji-biji tersebut pada sebuah wadah.

  • Untuk menghilangkan semacam serat atau lendir yang ada pada biji buah melon tersebut, kita cuci biji buah melon tersebut dengan menggunakan air hangat dan sedikit cairan pembersih.
  • Setelah selesai dicuci, keringkan beberapa saat di bawah sengatan sinar matahari.
  • Setelah benar-benar kering, lubangi bagian tengah dari biji melon tersebut dengan menggunakan jarum atau benda tajam lainnya yang dapat melubangi biji buah melon tersebut. Usahakan ukuran dari biji melon yang akan digunakan hampir sama, agar terlihat tidak timpang antara biji buah melon yang satu dengan biji buah melon lainnya, dan menimbulkan keserasian pada hasil akhir pembuatan kalungnya.

  • Agar terlihat cantik dan menarik, warnai setengah biji buah melon tersebut dengan warna favorit kalian.  Gunakan cat atau spidol permanen/paint untuk mewarnai biji buah melon tersebut.

  • Setelah selesai mewarnai semua biji buah melon yang akan kalian gunakan, masukkan biji buah melon pada benang nilon. Benang nilon jangan sampai terisi semua dengan biji buah melon, sisakan sedikit benang nilon, sebagai bahan penyambung antara satu sisi benang nilon dengan sisi benang nilon yang lainnya.
http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

  • Setelah selesai memasukkan semua biji buah melon pada benang nilon, langkah terakhir yaitu menyambungkan antara sisi benang nilon yang satu dengan sisi benang nilon yang lainnya, dengan cara mengikatkan kedua sisi tersebut satu sama lain atau menggunakan semacam penyambung pada kalung yang biasa disebut claps.
  • Untuk menambah variasi bentuk pada kalung tersebut, kita bisa menggunakan bentuk lain, seperti misalnya bentuk sebuah lingkaran atau berbagai bentuk lainnya, yang dapat terlihat menarik jika digabungkan dengan bentuk biji buah melon. Seperti gambar di bawah ini yang akan menunjukkan contoh kalung cantik gabungan antara biji buah melon dengan berbagai bahan lain yang berbentuk lingkaran, elips, dan bahan lainnya.
http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

http://thelittletreasures.blogspot.com/2010/09/melon-necklaces-organic-jewelery.html

Kalung yang unik dan menarik bukan?. Hanya dengan sedikit kreativitas dan kemauan, kita dapat membuat kalung dari bahan yang mungkin dianggap tidak berguna oleh orang lain.

Pemain Sepakbola di Film The Fast and the Furious : Tokyo Drift

Sumber : http://celebritywonder.ugo.com/movie-pictures/2006_The_Fast_and_the_Furious:_Tokyo_Drift/001.html

Penasaran kan siapa pemain sepakbola yang membintangi film The Fast and the Furious : Tokyo Drift?

Liat aja foto pemain-nya di bawah ini :

Bagi para penggemar sepakbola pasti udah pada familiar kan dengan dua sosok di atas. Yang pertama kita tahu adalah sang legenda Juventus, Alessandro Del Piero, yang berperan sebagai Sean Boswell dalam film tersebut, dan satu lagi adalah Sinisa Mihajlovic, mantan pemain Inter Milan yang sekarang jadi pelatih Fiorentina, yang memerankan bapaknya si Sean Boswell.

Ah yang bener? serius nih?, pasti pertanyaan itu yang muncul pertama kali bagi para penggemar bola yang belum pernah nonton film ini, hehehe …. :D , nggak deh yang bener adalalah Lucas Black sebagai Sean Boswell dan Brian Goodman sebagai bapaknya Sean Boswell.

Brian Goodman & Lucas Black

Brian Goodman & Lucas Black

Tapi coba perhatikan struktur wajah antara Sinisa Mihajlovic dengan Brian Goodman serta antara Alessandro Del Piero dengan Lucas Black. Kalo menurut saya sih lumayan mirip, cuman bedanya Brian Goodman dan Lucas Black perawakannya lebih besar ketimbang Mihajlovic serta Del Piero. Mungkin di foto ini tidak terlalu keliatan banget kemiripannya, tapi coba tonton filmnya, kita bisa melihat muka dari Brian Goodman dan Lucas Black dari berbagai sisi, jadinya bisa lebih membandingkannya dengan Mihajlovic serta Del Piero.

Apa ada yang berpendapat sama dengan saya? atau saya aja ya yang berpendapat mereka mirip? :D


Iklan Djarum Super

Udah pernah liat iklan Djarum Super yang terbaru versi My Life, My Adventure – My Great Adventure Indonesia?, menurut saya iklan itu keren banget. Kayaknya cocok kalo dibuat menjadi salah satu iklan pariwisata Indonesia tahun ini. Iklan ini menampilkan berbagai bentang alam yang luar biasa indah yang ada di Indonesia, mulai dari Way Kambas, Rinjani, sungai-sungai di Kalimantan, dan banyak lainnya, so wonderfull. Memang inilah yang seharusnya ditampilkan pemerintah kita dalam mempromosikan pariwisata di Indonesia, keindahan akan berbagai bentang alamnya, yang tersebar di berbagai daerah-daerah di Nusantara.

Berbicara mengenai pariwisata, saya jadi inget tiga tahun yang lalu waktu ambil mata kuliah Geowisata dari Prodi Teknik Geologi. Waktu itu Pak Budi Brahmantyo (dosen Geowisata) bercerita bahwa ia pernah diundang sama pihak pemerintah daerah salah satu daerah di Malaysia (saya lupa lagi nama daerahnya) untuk melihat salah satu tempat wisata di daerah tersebut dengan jualan wisatanya memakai konsep geowisata. Jadi tempat wisata tersebut “menjual” berbagai bentang alam di daerah tersebut dipadukan dengan fasilitas hiburan yang cukup modern. Menurut Pak Budi, hal menarik setelah dia mengunjungi lokasi wisata tersebut adalah mengapa lokasi wisata tersebut bisa dikunjungi jutaan wisman tiap tahunnya, padahal dari segi keindahan bentang alam, sangat jauh lebih menarik kawasan-kawasan wisata yang ada di negara kita. Pertanyaan tersebut dijawab sendiri oleh Pak Budi, bahwa pemerintah disana mengemas lokasi wisata tersebut menjadi sesuatu yang menarik dan berkesan bagi wisatawan yang datang. Jadi, ketika wisatawan tersebut pulang ke daerah atau negaranya masing-masing, kesan tersebut akan terus diingat yang menyebabkan mereka ingin kembali ke sana, atau bahkan mereka dapat mengajak kawan atau saudara mereka untuk berwisata ke lokasi wisata tersebut. Sehingga tidak mengherankan kenapa Malaysia dapat menjaring rata-rata 20 juta wisatawan mancanegara tiap tahunnya, dan Indonesia hanya 4 atau 5 juta wisman tiap tahunnya.

Oke deh, saya coba bandingin kenapa berwisata ke Malaysia lebih berkesan bagi wisman dibandingkan berwisata ke Indonesia. Berhubung saya belum pernah berwisata ke Malaysia, jadi saya akan menceritakan pengalaman dari Pak Budi pas wisata ke Malaysia, dengan pengalaman saya berwisata ke daerah-daerah yang ada di Indonesia :D .

Hal pertama adalah soal infrastruktur. Di Malaysia, kata Pak Budi, infrastruktur di kawasan lokasi wisata sangat baik dan terawat, mulai dari jalan yang mulus, angkutan massal yang baik dan modern, serta sarana dan prasarana yang menunjang lainnya. Hal tersebut memudahkan para wisman dalam mencapai lokasi wisata serta memudahkan wisman mencapai lokasi wisata yang lain. Bandingkan dengan yang ada di Indonesia, banyak dari para wisatawan yang harus dengan segenap perjuangan untuk mencapai suatu lokasi wisata dan bahkan harus sering berdoa agar tidak menjadi kegiatan wisata maut. Jalan-jalan yang berlubang, membuat waktu tempuh menjadi sangat lama untuk mencapai suatu lokasi wisata, apalagi kalo pas rame-ramenya lokasi wisata tersebut dikunjungi, bisa jadi sebelum dateng kesana para wisatawan udah muter balik buat pulang, sangking udah gak sabarnya. Kalo pun nyampe ke sana, mungkin udah cape duluan di jalan plus wisatawan hanya menghabiskan waktu sebentar menikmati lokasi wisata tersebut. Dan bisa ditebak ke sananya, mungkin para wisatawan mikir dua kali buat balik kesana.

Sedangkan soal angkutan  massal, tau sendiri kan Indonesia bagaimana sistem transportasinya. Di Jakarta aja yang merupakan ibu kota negara masih amburadul, apalagi di daerah-daerah. Malaysia, mereka udah punya MRT udah dari dulu-dulu, dan kita masih aja sebatas rencana. Sistem jaringan transportasi mereka pun terintegrasi dengan sangat baik, memberi kemudahan bagi para wisatawan untuk mobile dari satu lokasi wisata ke lokasi wisata lainnya.

Yang kedua adalah soal kebersihan dan ketertiban. Masih ingat tulisan majalah Time baru-baru ini, yang mengatakan bahwa Bali sekarang adalah kawasan wisata neraka, di mana salah satunya gara-gara sampah yang berserakan di Pantai Kuta. Bayangkan daerah wisata sekelas Bali yang udah tarafnya internasional aja, pengelolaan sampahnya aja kayak gitu, ckckckck …..

Soal ketertiban apalagi. Orang kita kebanyakan gak sabaran, antre aja kadang gak mau, maen terobos2 aja. Di lokasi wisata, banyak orang yang melakukan aksi vandalisme, kayak coretan-coretan gak penting kayak “Eko was here (sorry ya yang namanya Eko, ini cuman contoh :D )” atau “Kutunggu Jandamu – kayak tulisan yang sering diliat di belakang truk”, bahkan sering ada yang buang air sembarangan di lokasi wisata, huffffff …….

Yang ketiga adalah soal premanisme. Kayaknya kata-kata bahwa orang kita ramah-ramah, tidak berlaku di tempat wisata di negara kita. Bagaimana tidak, saya pernah punya pengalaman waktu study tour pas SMP ke Jogjakarta. Pas sampai ke tujuan pertama, yaitu Candi Prambanan, sebelum saya dan kawan-kawan turun dari bus, udah ada orang yang masuk dengan gaya layaknya preman, berceramah dengan isinya intimidasi agar kita mau ngasih dia duit. Wew, sebuah penyambutan yang luar biasa dari orang yang saya kira penduduk sekitar candi. Setelah mendengar ceramah sambutan dari preman tadi, ternyata sambutan lain yang tidak kalah “baiknya” ditunjukkan pedagang-pedagang di sana. Bagaimana tidak, dari mulai turun bus sampai mau masuk ke area candi, saya bener-bener dipaksa buat beli barang dagangannya. Dan saya liat perlakuan mereka terhadap bule2 lebih parah, mereka lebih memaksa lagi dagangan mereka dengan harga yang lebih mahal daripada harga yang ditawarkan kepada wisatawan lokal. Mungkin karena mereka berfikir, isi dompet bule lebih tebal ketimbang wisatawan lokal. Berbeda dengan warga dan pemerintah di Malaysia, yang menyadari bahwa pariwisata merupakan potensi ekonomi yang luar biasa, mereka mencoba memberikan kenyamanan selama para wisman melancong ke negara mereka.

Mungkin tidak semua daerah wisata di Indonesia pengelolaannya kurang baik dan mungkin juga tidak semua daerah wisata di Malaysia dikelola secara profesional, akan tetapi secara umum harus kita akui bahwa pengelolaan wisata di negara kita masih jauh tertinggal dari Malaysia, dengan indikasi dilihat dari jumlah kunjungan wisman tiap tahunnya. Saatnya kita berbenah dan mengejar ketertinggalan dari Malaysia.

Sumber Gambar :

MRT – http://amdtaufik.com/malaysia/2011/02/klang-valley-mrt-open-day-2011/
Sampah di Pantai Kuta – http://www.beritabatavia.com/berita-6636–pantai-kuta-jorok-.html
Aksi Vandalisme – http://matanews.com/2009/12/08/hukuman-untuk-aksi-vandalisme-objek-wisata/
Premanisme – http://hukum.kompasiana.com/2010/05/20/premanisme-subur-karena-terpupuk/

KUBUS

Pemahaman mengenai bangun ruang sangatlah penting pada tingkat sekolah dasar. Karena pada tingkat inilah seorang siswa dikenalkan dengan sebuah konsep dasar mengenai bangun ruang. Jika siswa tidak menguasai konsep dasar dari sebuah bangun ruang, maka siswa tersebut akan mengalami kesulitan untuk mempelajari bangun ruang pada tingkatan lebih lanjut maupun suatu pelajaran yang membutuhkan konsep suatu bangun ruang. Oleh karena itu proses pembelajaran hendaknya mengedepankan proses pemahaman siswa terhadap suatu konsep dan tidak menyuruh siswa untuk menghafalnya.

Pada postingan kali ini saya akan memberikan pemahaman tentang konsep dasar bagi siswa sekolah dasar mengenai bangun ruang, terutama bangun ruang kubus. Postingan kali ini saya buat dalam bentuk ebook (dalam bentuk word), jadi kawan-kawan dapat men-download-nya disini :

http://www.ziddu.com/download/14495644/BABII-Kubus.docx.html

(jika link tersebut sudah tidak ada, maka kawan-kawan dapat menyampaikannya pada kolom komentar. Segera setelah ada pengaduan tersebut, saya bakal memberikan link terbaru dari ebook ini)

Terdapat sebuah password untuk membuka ebook tersebut. Bagi kawan-kawan yang ingin tahu password tersebut, dapat saya kirimkan lewat email masing-masing, dengan terlebih dahulu memberikan alamat email-nya pada kotak komentar. Segera setelah saya menerima alamat email kawan-kawan disini, saya akan mengirimkan password ebook tersebut ke email anda. Dan ebook ini GRATIS, tanpa ada biaya apapun.

Saran dan kritik mengenai ebook ini dapat kawan-kawan layangkan pada kolom komentar yang ada di bawah postingan ini.

Quote of The Day

“Dia yang tidak menunda yang tidak penting,
akan menjadi pribadi yang tidak penting,
yang perasaannya terseret-seret
saat melihat orang yang tidak sehebat dirinya
tampil cemerlang di tempat yang lebih tinggi.”

“Perhatikanlah, bahwa bila kita tidak memperhatikan yang penting-penting,
hidup kita akan dipenuhi yang genting-genting.” (Take A Bow)

Kata-kata itu saya dapatkan dari kumpulan kata-kata inspiratifnya Mario Teguh, yang gak sengaja saya dapetin pas waktu nyari ebook mengenai GPR (ebook GPR-nya sendiri malah gak ketemu). Kalo direnungin emang banyak banget waktu kita (saya kali ya) yang terbuang buat ngerjain sesuatu yang gak penting, kayak maen PES berjam-jam, padahal belum ngerjain tugas kuliah dengan beribu alasan, mulai dari bisa dikerjakan setelah maen PES-lah, susah lah tugasnya, dan banyak alasan-alasan lain sebagai pembenaran. Padahal intinya saya malas aja dan gak mau berusaha buat nyelesain tugas kuliah. Walau se-susah apapun pasti ada jalan keluarnya, seperti kata bijak yang sering kita dengar : “kalo ada kemaun pasti ada jalan”

Contoh lainnya adalah betapa kita menyempatkan diri untuk nongkrong depan PC berjam-jam hanya untuk update status sama liat status temen kita di Facebook. Padahal kalo dipikir-pikir, daripada habisin waktu buat itu, kenapa kita gak belajar bikin web kayak Facebook itu sendiri. Semoga kita semua mulai memperhatikan yang penting dalam kehidupan kita, agar keadaan yang genting (karena kekurangan ilmu) tidak akan pernah terjadi dalam hidup kita .

Ronaldo Luis Nazario da Lima

Ronaldo Luis Nazario da Lima

Gara-gara pemain inilah saya suka dengan tim Inter Milan, walaupun saya pertama mengaguminya ketika dia bermain di Barcelona, mungkin gara-gara durasi main dia di Inter Milan lebih lama ketimbang di Barcelona. Pertama liat dia ketika Liga Spanyol masih disiarin sama ANTV. Gaya bermainnya yang mengandalkan kecepatan, skill olah bola yang tinggi, determinasi, serta body ball yang kuat, membuat saya sangat mengaguminya, Allah SWT memberikannya bakat sepakbola yang sangat luar biasa.

Di Barcelona pula namanya mulai menanjak, dengan torehan 47 gol dalam 49 penampilannya di semua ajang membuat semua klub besar eropa menginginkannya, walaupun di musim pertamanya itu dia tidak bisa mengantarkan Barcelona menjadi juara La Liga akibat kalah saing dengan Real Madrid. Namun Piala Winner Eropa (sekarang udah nggak ada) ditambah Piala Liga dan Super Liga, berhasil dipersembahkannya buat tim Spanyol pertamanya itu. Dan klub besar Eropa yang beruntung mendapatkan servisnya adalah Inter Milan, walaupun sebenernya gak abis pikir kok bisa Barcelona menjualnya, padahal Ronaldo baru semusim membela Barcelona, hal yang gak mungkin terjadi saat ini terjadi pada Lionel Messi ataupun Pedro Rodriguez (coba kalau Ronaldo lebih lama di barca, mungkin saya bakalan jadi fans berat Barca).

Namun cerita indah Ronaldo di Inter juga hanya semusim, sisa 4 musim berikutnya lebih banyak dihabiskan di ruang medis, akibat berbagai cedera yang menimpanya. Musim pertamanya di Inter dilalui cukup manis, walaupun lagi-lagi dia gagal mempersembahkan gelar scudetto bagi Inter. Gelar Piala UEFA, dimana pada final lawan Lazio saat itu dia mencetak gol dengan gaya khasnya dan membawa Inter menang 3-0 atas Lazio, serta menjadi runner-up top skor Liga Italia.

Musim-musim berikutnya di Inter, Ronaldo seperti seorang pesakitan dibandingkan seorang pemain sepakbola, dimana ia lebih banyak cedera dibandingkan mainnya. Puncak cederanya didapat ketika Inter tanding sama Lecce pada musim 99. Kadang pada masa-masa itu (di masa RCTI masih mau menayangkan Liga Italia), saya kadang greget kalo Inter main tanpa Ronaldo. Eh, sekali muncul lagi malah cedera lagi (saya inget banget waktu itu pas nonton Inter lawan Lazio di Stadion Olimpico pada ajang Copa Italia, partai dimana rencananya comeback pertama Ronaldo setelah lama cedera, Ronaldo main cuma bentar banget, waktu dia giring bola dan dijagain sama bek-beknya Lazio, eh dia tersungkur ke tanah sambil pegangin lututnya, dikirain ditekel sama bek-beknya Lazio yang ngerubungin dia, eh pas diliat di tayangan ulang emang dia jatuh dengan sendirinya).

Ronaldo juga akhirnya menjadi musuh besar fans fanatik Inter Milan, waktu dia mutusin buat hijrah ke Real Madrid, setelah main cemerlang di ajang Piala Dunia 2002, dimana di ajang tersebut Ronaldo berhasil menjadi top skor kejuaraan dan membawa Brazil juara dunia untuk ke 5 kalinya. Dia dianggap pengkhianat, karena setelah penantian cukup lama dari fans, pelatih, rekan setim sampai Presiden Massimo Moratti yang begitu sabar mengurus Ronaldo ketika ia terpuruk dengan cederanya, eh dia malah pindah ke tim lain ketika dia berhasil bersinar kembali (yang ini jangan di contoh ya).

Waktu itu banyak yang memprediksi bahwa sebenernya niat Ronaldo hengkang ke Real Madrid adalah inginnya dia mendapatkan gelar juara Liga, setelah di Cruzeiro, PSV, Barcelona, sama Inter, dia gagal mendapatkannya. Apalagi di masa-masa itu pula Inter sedang mengalami masa-masa suramnya.

Keinginannya untuk mendapatkan gelar Liga akhirnya terwujud setelah musim pertamanya di Real Madrid, ia berhasil mengantarkan Real Madrid menjadi juara Liga Spanyol, dimana di partai akhir dia mencetak 2 gol yang menentukan.

Ronaldo mengakhiri karirnya di Real Madrid ketika Madrid ditangani Fabio Capello. Penampilannya yang mulai menurun akibat faktor berat badan membuatnya hengkang ke AC Milan di pertengahan musim 2007/2008. Namun di AC Milan dia juga kerap jadi cadangan, dan akhirnya ia pindah ke klub di kampung halamannya yaitu di Corinthians dan mulai debut pertamanya pada tanggal 4 Maret 2009.

Dari perjalanan kariernya yang penuh prestasi namun juga berliku, hanya gelar Liga Champions lah yang tidak pernah ia dapatkan sepanjang berkarir di Eropa. Sisanya hampir semua ia dapatkan baik di tingkat klub maupun di tingkat tim nasional.

Intinya bagi saya dialah pemain sepakbola terhebat yang pernah saya lihat di dunia sampai saat ini (Messi, C. Ronaldo, Del Piero, Pele, Maradona lewat semua, hehehe….sorry bagi penggemar nama2 diatas, just kidding…..)

Great Teacher Onizuka (GTO)

Kali ini saya akan memberikan resensi dorama (drama asal Jepang) yang menurut saya pantas ditonton oleh kita semua agar tidak terjebak dalam sebuah istilah “hanya bagus di luar tapi busuk di dalam” (ngemeng apa toh saya, hehehe ..), tapi intinya dorama ini keren abis lah, sampei-sampei saya selaku pria sejati aja (wkwkwkw ..) sampai terharu dan kadang menitikkan air mata (wuaaaaaaaaaa ….). Nama doramanya adalah Great Teacher Onizuka atau biasa disingkat GTO. Dorama ini terdiri dari 12 episode (bandingkan dengan sinetron kita yang bisa mencapai 200 atau 300 episode dalam satu season, sampei pemeran utamanya beranak cucu, ckckckck), dimana dorama ini merupakan adaptasi dari serial komiknya dengan judul yang sama, walaupun banyak perubahan berarti yang dilakukan pada dorama ini dibandingkan cerita di komiknya.

Dorama ini menceritakan mengenai seorang yang bernama Onizuka yang merupakan salah satu pimpinan geng motor yang cukup terkenal di Jepang bercita-cita untuk menjadi seorang guru. Dia bercita-cita menjadi seorang guru dikarenakan ingin menebus kesalahannya di masa sekolah lalu, dimana ia jarang sekali masuk sekolah karena kebandelannya, oleh karena itu ia ingin kembali ke sekolah dan menikmati kembali masa-masa di sekolah (kayak lagu obie mesakh aja …). Akan tetapi cita-citanya selalu terbentur dengan kenyataan bahwa nilainya selama di perkualiahan sangat jelek. Sampai suatu saat akhirnya ia dapat suatu kesempatan untuk mengajar di sebuah sekolah yang bernama Seirin, dengan ketentuan jika ia berbuat sebuah kesalahan maka dia diharuskan mengundurkan diri.

Onizuka ditempatkan sebagai wali kelas 2-4, dimana kelas ini terkenal sebagai kelas dimana sebagian muridnya suka melakukan tindak kekerasan kepada guru maupun teman sekelasnya sendiri. Berbagai masalah muncul silih berganti menerpa Onizuka, sehingga sempat beberapa kali dia hampir meletakkan profesinya sebagai seorang guru, akan tetapi berkat kesungguhan tekadnya sebagai seorang guru serta kecintaanya terhadap anak didiknya membuat semua permasalahan dapat teratasi, dan bahkan pada akhirnya semua anak didiknya sangat mengagumi sosok seorang Onizuka.

Ternyata permasalahan bukan hanya datang dari anak didiknya sendiri, tapi dari rekan-rekan sejawatnya di Seirin, akan tetapi pada akhirnya semua rekan-rekan sejawatnya disadarkan arti sesungguhnya menjadi seorang guru oleh Onizuka.

Fakta menarik dari dorama ini adalah bahwa pemeran utama prianya yaitu Takashi Sorimachi yang berperan sebagai Onizuka berpacaran dan akhirnya menikahi pemeran utama perempuannya yaitu Nanako Matshusima yang berperan sebagai Fuyutsuki akibat cinta lokasi selama pembuatan dorama GTO ini. Saat ini malah pasangan tersebut dikaruniai dua orang anak.

Oke, segitu dulu post saya kali ini, post berikutnya saya akan bercerita sedikit mengenai sinopsis tiap episode dari dorama GTO ini. See you !

[PENGALAMAN MENJADI] ANGGOTA KPPS

Pada tulisan kali ini, saya hanya ingin bercerita mengenai pengalaman saya menjadi salah satu anggota KPPS yang merupakan kependekan dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Saya pertama kali juga kaget waktu ditawarin sama Ibu Idah yang merupakan Ibu RT tempat saya tinggal, mengingat reputasi saya yang gak pernah ikut-ikutan dan gak pernah diikutsertakan acara yang yang ada di daerah saya, mungkin gara-gara saya jarang ada di rumah juga, jadi dipikirnya saya gak akan bisa ikutan. Waktu ditawarin pertama kali, kalo gak salah awal-awal bulan Februari, yang kebetulan waktu itu lagi-lagi hot-hotnya deadline pengerjaan Tugas Akhir alias TA. Sempat menolak takutnya saya malah gak bisa hadir pas rapat-rapatnya gara-gara sibuk ngerjain TA, tapi karena Ibu RT-nya bilang gak usah ikut rapat entar juga sama dia dijelasin, ya udah akhirnya ikut degh. Tapi untungnya selama diadain rapat kebetulan jadwalnya kosong, jadi Alhamdulillah bisa ikutan rapatnya.

Nah, H-2 sebelum Pemilu tanggal 9 April 2009, atau tepatnya tanggal 7 April 2009, hari selasa, diadain rapat bersama terakhir semua ketua dan anggota KPPS yang ada di RW. 07 (kecuali satu KPPS yang gak bisa dateng, baik ketua maupun anggotanya) tanpa dihadiri Ketua RW. 07 maupun dari pihak PPS yang biasanya memberikan wejangan-wejangan, yang biasanya ada kalo ada rapat bersama. Ternyata isu utama yang diangkat pada rapat terakhir ini adalah masalah seperti biasa yaitu mengenai duit. Hal ini berkaitan dengan pengelolaan “uang tenda” yang dilakukan oleh pihak RW., dan bukan oleh pihak masing-masing KPPS. Uang tenda ini merupakan uang yang dikhususkan untuk segala keperluan barang-barang selama masa Pemilu, seperti contohnya sewa bangku, sewa meja, sewa listrik, dll, yang nilainya sebesar Rp. 450.000,-. Yang menjadi permasalahan adalah tidak transparannya pihak RW dalam penggunaan biaya tenda tersebut. Apakah emang uangnya habis sebesar itu, ataukah ada sisa?, itulah yang menjadi isu utamanya. Dan penggunaan kuitansi kosong yang diminta pihak RW. untuk setiap masing-masing KPPS makin membuat keganjilan dalam penggunaan uang tenda tersebut.

Isu lain yang berkaitan dengan duit yaitu masalah honor. Dari rapat itu diketahui bahwa honor untuk Ketua KPPS sebesar Rp. 225.000,- sedangkan untuk anggota KPPS sebesar Rp. 200.000,- . Pada rapat tersebut banyak yang agak keberatan, karena menganggap honornya terlalu kecil dibandingkan dengan beban kerjaannya yang cukup banyak, apalagi ada isu kalo di tempat lain honor untuk anggota KPPS sebesar Rp. 450.000,- dan ketua KPPS sebesar Rp. 500.000,-. Ternyata masalah honor pun berkepanjangan, bahkan ada yang mau nelepon pihak KPU Bandung buat nanyain honor yang sebenernya. Dan mereka pun berprasangka bahwa pihak RW. pun ada main sama pihak yang diatasnya dalam hal ini PPK ataupun PPS dalam penyunatan duit ini. Kalo saya sama kebanyakan anggota lainnya sebenernya udah cukuplah duit segitu, lagian kerjanya juga gak rumit ini, cuman memang masalahnya mereka nggak nerima kalo duitnya emang bener disunat.

Setelah isu masalah duit selesai, hal lain yang dibahas pada rapat ini adalah pembuatan list barang-barang buat keperluan alat-alat pas Pemilu nanti. Mulai dari perencanaan penambahan lebar bilik suara yang lebarnya dirasa terlalu kecil dibandingkan kertas suaranya sampai alat-alat seperti keranjang buah-buahan buat penyimpanan surat suara pas perhitungan. Hal lain yang membuat lama pertemuan rapat adalah mengenai penempatan surat suara masing-masing partai dengan calegnya pada masing-masing kotak yang akan dibuat. Pada awalnya semua setuju penggunaan kotak tersebut, akan tetapi karena dirasa membutuhkan biaya yang cukup besar yaitu lebih dari 100 ribu per tiap KPPS buat bikin kotak tersebut, maka usulannya diubah jadi pemakaian plastik bening yang biasa digunakan buat masukin minyak goreng ataupun gula, biar lebih praktis.

Nah, habis pulang dari rapat bersama KPPS yang lain, tim KPPS 26 masih tetep ngumpul buat rapat, tetapi tempatnya pindah ke tempat ibu RT. Rapat kali ini lebih pada pembagian dulu duit honor sebesar 200 ribu tiap orangnya (kecuali untuk ketua 225 ribu), dan juga penjelasan adanya uang tambahan sebesar 425 ribu buat keperluan konsumsi serta untuk hal-hal lainnya.

Berikut ini rincian uangnya :

Honor 6 Anggota KPPS + 2 Linmas

:

@ Rp. 200.000,- : 8 x Rp. 200.000 = Rp. 1.600.000,-

Honor Ketua KPPS

:

Rp. 225.000,-

Uang tenda

:

Rp. 425.000,- (dikelola RW)

Uang konsumsi

:

Rp. 450.000,-

Total

:

Rp. 2.700.00,-

Setelah rapat selesai, saya iseng – iseng cari di internet, apa emang bener honor buat anggota KPPS sebesar 200 ribu, atau 450 ribu menurut isu yang beredar. Ternyata setelah ditelusuri, memang honor untuk anggota KPPS sebesar 200 ribu dan untuk ketua sebesar 225 ribu. Weleh-weleh, masalah duit emang sensitif!. (Nantikan kelanjutan pengalaman saya, pada postinagn berikutnya).