“Make Up” 5 Menit

Before

After

Ingin tampil sesempurna mungkin untuk foto KTP atau foto profile di Facebook, tapi malas dandan?, solusinya cukup gunakan Photoshop saja untuk melakukan “make up” pada bagian wajah kita. Gimana caranya?, ikuti penjelasannya di bawah ini :

1. Buka program Adobe Photoshop-nya (saya menggunakan Adobe Photoshop CS3).

Adobe Photoshop CS3

2. Buka foto yang akan kita make-up

“ Disini saya menggunakan foto-nya c Lucas Black, yang merupakan pemeran utama dalam film The Fast and the Furious : Tokyo Drift.

Foto ini di dapat dari situs : http://wahyusianakgajebo.blogspot.com/2010_11_01_archive.html

3. Ketika foto sudah berada di area pengerjaan Photoshop, maka secara otomatis foto tersebut menjadi layer Background. Seperti penjelasan pada postingan-postingan sebelumnya, foto atau gambar yang berada di layer Background tidak bisa kita olah, yang ditandai dengan adanya simbol gembok pada layer tersebut. Oleh karena itu kita ubah layer Background tersebut menjadi layer biasa agar dapat kita olah di Photoshop, dengan cara sebagai berikut :

4. Selesai dengan pengaturan layer pada langkah sebelumnya, kita lakukan duplikasi (penggandaan) foto yang ada pada layer Make Up, dengan cara tekan Ctrl + J secara bersamaan. Maksud melakukan penggandaan foto tersebut, akan kita ketahui nantinya.

5. Coba lihat foto Lucas Black tersebut, bagian muka dan leher-nya banyak bintik berwarna coklat kehitam-hitaman, yang merupakan masalah kulit yang biasa dialami orang-orang bule (dalam dunia kesehatan disebut dengan Freckles atau sering disebut Sproeten – biasanya terjadi karena faktor genetik (turunan) atau karena paparan sinar matahari). Dengan Adobe Photoshop kita akan coba menyamarkan masalah kulit tersebut dengan penggunaan efek blur disertai dengan masking.

Pastikan kita berada pada layer hasil duplikasi (disini layer Make Up copy) pada penggunaan efek Surface Blur ini.

6. Efek dari penggunaan Surface Blur ini adalah semua bagian ikut tersamarkan, padahal yang kita inginkan adalah bagian kulit wajah dan kulit leher, sedangkan bagian rambut, alis, mata, bibir, gigi, kemeja, keadaan di belakang objek, serta bagian-bagian lain yang dianggap tidak harus tersamarkan, jadi ikut tersamarkan oleh efek ini. Oleh karena itu kita akan “menghilangkan” efek blur pada bagian-bagian tersebut dengan teknik masking. Dan untuk alasan itulah mengapa kita melakukan duplikasi dari foto Lucas Black tersebut, agar nantinya bagian foto yang original-lah yang akan “mengganti” posisi dari bagian-bagian yang seharusnya tidak tersamarkan.

7. Untuk melakukan teknik masking ini, kita akan menggunakan tool Brush.

Konsep Masking

- Masking digunakan untuk menutupi sebagian atau seluruh objek yang ada dalam sebuah gambar;

- Warna hitam dalam masking berfungsi sebagai bagian yang bisa menutupi dan warna putih sebaliknya.

8. Selesai dengan pengaturan tool Brush sebagai alat masking kita, selanjutnya kita mulai lakukan masking pada bagian-bagian yang seharusnya tidak tersamarkan. Pastikan kita berada pada layer Make Up copy, dan berada pada bagian layer mask (layer warna putih yang berada di samping layer Make Up copy).

Jika ketika melakukan masking ini, ada bagian yang seharusnya tidak usah diberi efek masking, sapukan kembali Brush tersebut kepada bagian tersebut dengan warna foreground color dari Brush tersebut berwarna putih. Cara cepatnya tekan tombol x pada keyboard komputer kita, maka warna putih akan menjadi foreground color dan warna hitam menjadi background color. Untuk mengembalikannya lagi tinggal tekan kembali tombol x.

9. Kalau diperhatikan, gigi bagian atas yang berada pada bagian pertengahan, tidak secemerlang gigi model-nya Pepsod*nt (hehehe ….), oleh karena itu kita putihkan gigi dari Lucas Black seolah-olah sudah menggunakan produk tersebut :D

Pilih kembali tool Brush, dengan warna yang digunakan (foreground color) berwarna putih. Pilih Brush dengan bentuk yang solid, dengan Opacity gunakan 100% (lihat kembali caranya pada pengaturan teknik masking jika kelupaan).

10. Hasil akhirnya akan nampak seperti ini :

After

mtnugraha

Gimana? Lucas Black nampak lebih sempurna kan, dengan tampilan tanpa Freckles-nya dan gigi yang terlihat lebih putih. Secara garis besar, penggunaan Surface Blur, teknik masking, dan juga permainan blending mode Color, dapat digunakan pada semua foto kita, untuk melakukan “make up digital” ini.

I hope u enjoy this post :smile:

Catatan :

Bagi yang masih kebingungan mengenai masalah masking, dapat melihat postingan saya yang lain mengenai Photoshop :

Efek Refleksi di Photoshop

Membuat Pinggiran Foto di Photoshop

Tutorial Photoshop – Introvert Color

Efek Refleksi di Photoshop

Final Result

Final Result

Final Result

Final Result

Refleksi yang sering kita lihat pada sebuah objek, seringkali memberikan kesan elegan pada objek tersebut. Dengan Photoshop, kita bisa membuat efek refleksi pada sebuah benda dengan sangat mudah. Bagaimana caranya?, cekidot langkah-langkah pembuatannya di bawah ini :

1). As usually, buka dulu Adobe Photoshop-nya. Kali ini saya pake Adobe Photoshop CS3 (berhubung yang CS4 ngadat gak bisa dipake), tapi efek ini bisa dibuat dalam Photoshop versi berapa pun.

Adobe Photoshop CS3

Adobe Photoshop CS3

2). Kali ini objek yang akan digunakan adalah sebuah gelas. Sumber gambar dapat anda dapatkan disini (moga-moga tidak ada hak ciptanya :D ) : http://tingdongwok.blogdetik.com/files/2011/02/gelas-anggur2.jpg

Gelas

Gelas

3). Buka gambar tersebut (Ctrl + O) atau klik pada bagian menu : File | Open

Buka Gambar

Buka Gambar di Photoshop

4). Setelah gambar gelas telah berada di ruang lingkup pengerjaan Photoshop, maka secara otomatis gambar tersebut akan menjadi layer Background di Photoshop. Dan selalu ingat bahwa, layer Background tidak dapat kita otak-atik, sebelum kita menjadikannya layer biasa. Sebuah layer tidak dapat di otak-atik, jika di layer tersebut terdapat sebuah simbol gembok, seperti yang terlihat pada layer Background tersebut.

Gambar gelas sudah berada di area pengerjaan Photoshop

5). Layer Background telah berubah menjadi layer biasa (layer gelas), saatnya kita mulai mengolah gambar tersebut. Coba perhatikan gambar gelas tersebut!, gambar gelas tersebut mempunyai ukuran canvas yang terlalu nge-pas, padahal kita butuh setidaknya ada space (ruang) lebih, terutama pada bagian bawahnya, dimana kita akan membuat efek refleksi pada bagian bawah tersebut. Lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya.

6). Oleh karena tidak adanya ruang untuk melakukan efek refleksi pada gelas tersebut, maka kita harus membuat area pengerjaan baru dengan ukuran canvas yang tentunya lebih besar (terutama pada bagian bawahnya). Namun sebelum kita melakukan hal tersebut, kita harus menghapus warna putih pada background gambar gelas tersebut.

Magic Wand Tool merupakan sebuah tool yang digunakan untuk menyeleksi warna yang seragam/sama pada sebuah gambar. Sedangkan opsi Contiguous merupakan sebuah opsi yang digunakan agar penyeleksian dibatasi oleh sebuah bentuk yang mempunyai warna yang berbeda. Untuk lebih mengerti, coba kita bandingkan penggunaan Magic Wand Tool dengan opsi Contiguous dan tanpa opsi Contiguous.

Setelah kita menyeleksi warna putih yang menjadi warna background pada gambar tersebut dengan Magic Wand Tool dan opsi Contiguous, langkah selanjutnya adalah menghapus warna tersebut (ketika penyeleksian masih aktif), dengan cara tekan tombol Delete pada keyboard komputer kita.

Kenapa kita harus menghapus warna putih tersebut?, hal itu dikarenakan ketika nanti kita akan membuat efek refleksi pada gelas tersebut, warna putih tersebut nantinya akan menghalangi-nya (ingat bahwa gelas dan warna putih yang menjadi background tersebut adalah satu kesatuan). Untuk lebih mengerti konsepnya, perhatikan terus secara seksama pengerjaan efek refleksi ini.

7). Langkah selanjutnya adalah membuat area pengerjaan baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran canvas pada gambar gelas tersebut. Ada dua cara untuk melakukan itu, yaitu membuat layer baru dengan ukuran yang lebih besar atau membuat dokumen baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan gambar gelas tersebut.

Cara I

Buat layer baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran canvas gambar gelas.

 

Untuk lebih memahami Foreground Color dan Background Color di Photoshop, bisa dibaca juga postingan ini :

Membuat Pinggaran Foto

Cara II

Cara yang kedua, kita bisa lakukan dengan cara membuat area pengerjaan yang baru.

8). Diantara kedua cara diatas, pilihlah cara yang menurut anda mudah untuk dikerjakan. Untuk pengerjaan efek ini, saya menggunakan cara yang pertama.

9). Langkah berikutnya adalah membuat duplikasi (penggandaan) dari gambar gelas tersebut.

10). Putar secara Flip Vertikal (putar 180 derajat secara vertikal), agar gambar gelas yang berada di layer gelas copy (pastikan kita berada pada layer gelas copy) mempunyai bentuk yang terbalik dengan gambar gelas pada layer gelas.

 

11). Tarik gambar gelas hasil duplikasi yang telah kita balikkan sebesar 180 derajat ke arah bawah sampai ujung dari kaki gelas hasil duplikasi bertemu dengan ujung kaki gelas pada layer gelas.

12). Sampai tahapan ini, kita pasti sudah mengetahui mengapa kita melakukan duplikasi dari gambar gelas tersebut. Yups, karena gambar hasil dari duplikasi tersebut akan kita gunakan sebagai gelas yang menjadi refleksi bagi gelas yang ada di atasnya. Langkah selanjutnya adalah mengaburkan gambar gelas yang berada di bawah. Hal ini dikarenakan, jika kita melihat suatu benda mengalami refleksi maka makin ke bawah, bagian dari benda tersebut semakin tidak terlihat (mengalami pengaburan – blur). Oleh karena itu kita akan menggunakan efek masking pada gambar gelas hasil duplikasi.

13). Setelah itu, kita bisa menggunakan efek masking pada gambar gelas hasil duplikasi yang berada pada layer gelas copy. Untuk melakukan efek masking pada gelas hasil duplikasi tersebut, kita akan menggunakan Gradient Tool.

14). Dengan menggunakan Gradient Tool tersebut, tarik dari atas ke bawah pada bagian gambar gelas hasil duplikasi (di kira-kira), sampai efeknya terlihat seperti ini :

Konsep Masking

- Masking digunakan untuk menutupi sebagian atau seluruh objek yang ada dalam sebuah gambar;

- Warna hitam dalam masking berfungsi sebagai bagian yang bisa menutupi dan warna putih sebaliknya. Lihat gambar layer di bawah ini :


Untuk lebih mengetahui fungsi dari mask, silahkan baca juga postingan saya yang lain mengenai  Photoshop :

Introvert Color

15). Agar kelihatan semakin realistis, kita dapat menggunakan efek seperti gelombang pada gelas hasil duplikasi tersebut.

16). Kalau kita perhatikan, jika sebuah benda mengalami refleksi, misalnya kita ambil contoh gambar gelas diatas yang mengalami refleksi, maka biasanya selain gambar refleksi di bawahnya agak bergelombang, juga kelihatan blur. Oleh karena itu, saya menambahkan efek blur pada gambar gelas hasil duplikasi.

17). Agar lebih variatif, tambahkan text pada gambar hasil refleksi tersebut.

Hasil Akhir :

Final Result

Hasil Akhir - 1

Final Result

Hasil Akhir - 2