“Make Up” 5 Menit

Before

After

Ingin tampil sesempurna mungkin untuk foto KTP atau foto profile di Facebook, tapi malas dandan?, solusinya cukup gunakan Photoshop saja untuk melakukan “make up” pada bagian wajah kita. Gimana caranya?, ikuti penjelasannya di bawah ini :

1. Buka program Adobe Photoshop-nya (saya menggunakan Adobe Photoshop CS3).

Adobe Photoshop CS3

2. Buka foto yang akan kita make-up

“ Disini saya menggunakan foto-nya c Lucas Black, yang merupakan pemeran utama dalam film The Fast and the Furious : Tokyo Drift.

Foto ini di dapat dari situs : http://wahyusianakgajebo.blogspot.com/2010_11_01_archive.html

3. Ketika foto sudah berada di area pengerjaan Photoshop, maka secara otomatis foto tersebut menjadi layer Background. Seperti penjelasan pada postingan-postingan sebelumnya, foto atau gambar yang berada di layer Background tidak bisa kita olah, yang ditandai dengan adanya simbol gembok pada layer tersebut. Oleh karena itu kita ubah layer Background tersebut menjadi layer biasa agar dapat kita olah di Photoshop, dengan cara sebagai berikut :

4. Selesai dengan pengaturan layer pada langkah sebelumnya, kita lakukan duplikasi (penggandaan) foto yang ada pada layer Make Up, dengan cara tekan Ctrl + J secara bersamaan. Maksud melakukan penggandaan foto tersebut, akan kita ketahui nantinya.

5. Coba lihat foto Lucas Black tersebut, bagian muka dan leher-nya banyak bintik berwarna coklat kehitam-hitaman, yang merupakan masalah kulit yang biasa dialami orang-orang bule (dalam dunia kesehatan disebut dengan Freckles atau sering disebut Sproeten – biasanya terjadi karena faktor genetik (turunan) atau karena paparan sinar matahari). Dengan Adobe Photoshop kita akan coba menyamarkan masalah kulit tersebut dengan penggunaan efek blur disertai dengan masking.

Pastikan kita berada pada layer hasil duplikasi (disini layer Make Up copy) pada penggunaan efek Surface Blur ini.

6. Efek dari penggunaan Surface Blur ini adalah semua bagian ikut tersamarkan, padahal yang kita inginkan adalah bagian kulit wajah dan kulit leher, sedangkan bagian rambut, alis, mata, bibir, gigi, kemeja, keadaan di belakang objek, serta bagian-bagian lain yang dianggap tidak harus tersamarkan, jadi ikut tersamarkan oleh efek ini. Oleh karena itu kita akan “menghilangkan” efek blur pada bagian-bagian tersebut dengan teknik masking. Dan untuk alasan itulah mengapa kita melakukan duplikasi dari foto Lucas Black tersebut, agar nantinya bagian foto yang original-lah yang akan “mengganti” posisi dari bagian-bagian yang seharusnya tidak tersamarkan.

7. Untuk melakukan teknik masking ini, kita akan menggunakan tool Brush.

Konsep Masking

- Masking digunakan untuk menutupi sebagian atau seluruh objek yang ada dalam sebuah gambar;

- Warna hitam dalam masking berfungsi sebagai bagian yang bisa menutupi dan warna putih sebaliknya.

8. Selesai dengan pengaturan tool Brush sebagai alat masking kita, selanjutnya kita mulai lakukan masking pada bagian-bagian yang seharusnya tidak tersamarkan. Pastikan kita berada pada layer Make Up copy, dan berada pada bagian layer mask (layer warna putih yang berada di samping layer Make Up copy).

Jika ketika melakukan masking ini, ada bagian yang seharusnya tidak usah diberi efek masking, sapukan kembali Brush tersebut kepada bagian tersebut dengan warna foreground color dari Brush tersebut berwarna putih. Cara cepatnya tekan tombol x pada keyboard komputer kita, maka warna putih akan menjadi foreground color dan warna hitam menjadi background color. Untuk mengembalikannya lagi tinggal tekan kembali tombol x.

9. Kalau diperhatikan, gigi bagian atas yang berada pada bagian pertengahan, tidak secemerlang gigi model-nya Pepsod*nt (hehehe ….), oleh karena itu kita putihkan gigi dari Lucas Black seolah-olah sudah menggunakan produk tersebut :D

Pilih kembali tool Brush, dengan warna yang digunakan (foreground color) berwarna putih. Pilih Brush dengan bentuk yang solid, dengan Opacity gunakan 100% (lihat kembali caranya pada pengaturan teknik masking jika kelupaan).

10. Hasil akhirnya akan nampak seperti ini :

After

mtnugraha

Gimana? Lucas Black nampak lebih sempurna kan, dengan tampilan tanpa Freckles-nya dan gigi yang terlihat lebih putih. Secara garis besar, penggunaan Surface Blur, teknik masking, dan juga permainan blending mode Color, dapat digunakan pada semua foto kita, untuk melakukan “make up digital” ini.

I hope u enjoy this post :smile:

Catatan :

Bagi yang masih kebingungan mengenai masalah masking, dapat melihat postingan saya yang lain mengenai Photoshop :

Efek Refleksi di Photoshop

Membuat Pinggiran Foto di Photoshop

Tutorial Photoshop – Introvert Color

Efek Refleksi di Photoshop

Final Result

Final Result

Final Result

Final Result

Refleksi yang sering kita lihat pada sebuah objek, seringkali memberikan kesan elegan pada objek tersebut. Dengan Photoshop, kita bisa membuat efek refleksi pada sebuah benda dengan sangat mudah. Bagaimana caranya?, cekidot langkah-langkah pembuatannya di bawah ini :

1). As usually, buka dulu Adobe Photoshop-nya. Kali ini saya pake Adobe Photoshop CS3 (berhubung yang CS4 ngadat gak bisa dipake), tapi efek ini bisa dibuat dalam Photoshop versi berapa pun.

Adobe Photoshop CS3

Adobe Photoshop CS3

2). Kali ini objek yang akan digunakan adalah sebuah gelas. Sumber gambar dapat anda dapatkan disini (moga-moga tidak ada hak ciptanya :D ) : http://tingdongwok.blogdetik.com/files/2011/02/gelas-anggur2.jpg

Gelas

Gelas

3). Buka gambar tersebut (Ctrl + O) atau klik pada bagian menu : File | Open

Buka Gambar

Buka Gambar di Photoshop

4). Setelah gambar gelas telah berada di ruang lingkup pengerjaan Photoshop, maka secara otomatis gambar tersebut akan menjadi layer Background di Photoshop. Dan selalu ingat bahwa, layer Background tidak dapat kita otak-atik, sebelum kita menjadikannya layer biasa. Sebuah layer tidak dapat di otak-atik, jika di layer tersebut terdapat sebuah simbol gembok, seperti yang terlihat pada layer Background tersebut.

Gambar gelas sudah berada di area pengerjaan Photoshop

5). Layer Background telah berubah menjadi layer biasa (layer gelas), saatnya kita mulai mengolah gambar tersebut. Coba perhatikan gambar gelas tersebut!, gambar gelas tersebut mempunyai ukuran canvas yang terlalu nge-pas, padahal kita butuh setidaknya ada space (ruang) lebih, terutama pada bagian bawahnya, dimana kita akan membuat efek refleksi pada bagian bawah tersebut. Lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya.

6). Oleh karena tidak adanya ruang untuk melakukan efek refleksi pada gelas tersebut, maka kita harus membuat area pengerjaan baru dengan ukuran canvas yang tentunya lebih besar (terutama pada bagian bawahnya). Namun sebelum kita melakukan hal tersebut, kita harus menghapus warna putih pada background gambar gelas tersebut.

Magic Wand Tool merupakan sebuah tool yang digunakan untuk menyeleksi warna yang seragam/sama pada sebuah gambar. Sedangkan opsi Contiguous merupakan sebuah opsi yang digunakan agar penyeleksian dibatasi oleh sebuah bentuk yang mempunyai warna yang berbeda. Untuk lebih mengerti, coba kita bandingkan penggunaan Magic Wand Tool dengan opsi Contiguous dan tanpa opsi Contiguous.

Setelah kita menyeleksi warna putih yang menjadi warna background pada gambar tersebut dengan Magic Wand Tool dan opsi Contiguous, langkah selanjutnya adalah menghapus warna tersebut (ketika penyeleksian masih aktif), dengan cara tekan tombol Delete pada keyboard komputer kita.

Kenapa kita harus menghapus warna putih tersebut?, hal itu dikarenakan ketika nanti kita akan membuat efek refleksi pada gelas tersebut, warna putih tersebut nantinya akan menghalangi-nya (ingat bahwa gelas dan warna putih yang menjadi background tersebut adalah satu kesatuan). Untuk lebih mengerti konsepnya, perhatikan terus secara seksama pengerjaan efek refleksi ini.

7). Langkah selanjutnya adalah membuat area pengerjaan baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran canvas pada gambar gelas tersebut. Ada dua cara untuk melakukan itu, yaitu membuat layer baru dengan ukuran yang lebih besar atau membuat dokumen baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan gambar gelas tersebut.

Cara I

Buat layer baru dengan ukuran canvas yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran canvas gambar gelas.

 

Untuk lebih memahami Foreground Color dan Background Color di Photoshop, bisa dibaca juga postingan ini :

Membuat Pinggaran Foto

Cara II

Cara yang kedua, kita bisa lakukan dengan cara membuat area pengerjaan yang baru.

8). Diantara kedua cara diatas, pilihlah cara yang menurut anda mudah untuk dikerjakan. Untuk pengerjaan efek ini, saya menggunakan cara yang pertama.

9). Langkah berikutnya adalah membuat duplikasi (penggandaan) dari gambar gelas tersebut.

10). Putar secara Flip Vertikal (putar 180 derajat secara vertikal), agar gambar gelas yang berada di layer gelas copy (pastikan kita berada pada layer gelas copy) mempunyai bentuk yang terbalik dengan gambar gelas pada layer gelas.

 

11). Tarik gambar gelas hasil duplikasi yang telah kita balikkan sebesar 180 derajat ke arah bawah sampai ujung dari kaki gelas hasil duplikasi bertemu dengan ujung kaki gelas pada layer gelas.

12). Sampai tahapan ini, kita pasti sudah mengetahui mengapa kita melakukan duplikasi dari gambar gelas tersebut. Yups, karena gambar hasil dari duplikasi tersebut akan kita gunakan sebagai gelas yang menjadi refleksi bagi gelas yang ada di atasnya. Langkah selanjutnya adalah mengaburkan gambar gelas yang berada di bawah. Hal ini dikarenakan, jika kita melihat suatu benda mengalami refleksi maka makin ke bawah, bagian dari benda tersebut semakin tidak terlihat (mengalami pengaburan – blur). Oleh karena itu kita akan menggunakan efek masking pada gambar gelas hasil duplikasi.

13). Setelah itu, kita bisa menggunakan efek masking pada gambar gelas hasil duplikasi yang berada pada layer gelas copy. Untuk melakukan efek masking pada gelas hasil duplikasi tersebut, kita akan menggunakan Gradient Tool.

14). Dengan menggunakan Gradient Tool tersebut, tarik dari atas ke bawah pada bagian gambar gelas hasil duplikasi (di kira-kira), sampai efeknya terlihat seperti ini :

Konsep Masking

- Masking digunakan untuk menutupi sebagian atau seluruh objek yang ada dalam sebuah gambar;

- Warna hitam dalam masking berfungsi sebagai bagian yang bisa menutupi dan warna putih sebaliknya. Lihat gambar layer di bawah ini :


Untuk lebih mengetahui fungsi dari mask, silahkan baca juga postingan saya yang lain mengenai  Photoshop :

Introvert Color

15). Agar kelihatan semakin realistis, kita dapat menggunakan efek seperti gelombang pada gelas hasil duplikasi tersebut.

16). Kalau kita perhatikan, jika sebuah benda mengalami refleksi, misalnya kita ambil contoh gambar gelas diatas yang mengalami refleksi, maka biasanya selain gambar refleksi di bawahnya agak bergelombang, juga kelihatan blur. Oleh karena itu, saya menambahkan efek blur pada gambar gelas hasil duplikasi.

17). Agar lebih variatif, tambahkan text pada gambar hasil refleksi tersebut.

Hasil Akhir :

Final Result

Hasil Akhir - 1

Final Result

Hasil Akhir - 2

Google (1)

Google sebagai search engine, itu udah gak aneh, karena c Google emang rajanya di dunia mesin pencarian. Gmail, sang pesaing berat Yahoo! Mail, itu juga udah banyak kita gunain sebagai alternatif alamat email atau bahkan alamat email utama kita. Google Translate, udah banyak kita gunain buat terjemahin Bahasa Inggris yang kita gak bisa-bisa (kita ….. lu aja kali :D ). Google Maps ame Google Earth, lihat bumi, luar angkasa, bahkan Mars bisa kita liat dengan gunain layanan ini, kayaknya udah banyak yang nge-jajal juga.Tapi kayaknya baru sebatas layanan itu yang kita ketahui dan sering kita gunakan, padahal masih banyak layanan lain yang bisa kita manfaatin, yang antara lain :

Google Video

Layanan Google Video ini emang kalah saing ama YouTube, jadi emang nggak terlalu kedengaran. Tapi kalo mau coba tinggal masuk kesini aja :  video.google.com

Google Videos

Tampilan Google Videos

Dari segi popoularitas, emang Google Video kalah jauh dari YouTube, namun sebenarnya layanan Google Video jauh lebih powerfull dibandingkan YouTube. Jika kita mencari video di YouTube, maka hasil yang akan ditampilkan adalah video yang diunggah (upload) oleh member-nya, sedangkan Google Video dapat menampilkan  video di berbagai situs yang ada di dunia, termasuk YouTube, Metacafe, dan situs-situs lainnya yang berbasiskan video sebagai layanan utamanya.

Google Calculator

Ternyata di Google kita bisa ngitung-ngitung juga loh. Caranya gimana?, tinggal masukkan aja angka dan operasi perhitungannya, ke dalam text/input box di Google.

Google Calculator

Google Calculator

Rule :

- Ingat urutan operasi perhitungan adalah KALIMANTAN (KALI – BAGI – TAMBAH- KURANG), nggak nyambung sih, tapi itu singkatan yang saya inget dari guru saya pas pelajaran operasi perhitungan ini. Jadi sesuai urutan yang disebutin barusan, operasi perhitungan pertama yang dilakukan pada contoh perhitungan pada gambar diatas adalah perkalian lalu kemudian pertambahan.

 - Tanda operasi perhitungan :

Operator Perhitungan

Operator Perhitungan

Hasil Perhitungan

Hasil Perhitungan

Kalo mau perhitungan yang lebih rumit lagi, kita bisa gunain situs pihak ke-3, yang menyediakan papan tombol kalkulator. Tinggal masuk aja ke situs ini :

http://www.xnumber.com/google_calc.htm

Tampilan situs http://www.xnumber.com/google_calc.htm

Google Converter

Kita bisa menggunakan c Google juga buat melakukan konversi terhadap berbagai unit pengukuran/perhitungan. Mulai dari konversi unit berat, tinggi, volume, dan unit-unit pengukuran lainnya.

Sebagai contoh, kita akan melakukan konversi unit berat, dari kg ke pounds, maka kita tinggal masukkan besaran angka dan unit berat yang akan dikonversi serta unit berat yang akan diketahui nantinya. Lihat contohnya di bawah ini :

Google Converter

Google Converter

Contoh Lain :

Google Converter

Google Converter

Sedangkan untuk melakukan konversi nilai mata uang, kita harus masuk dulu kesini :

http://www.google.com/finance/converter

Google Converter - Finance

Google Converter - Finance

Namun, yang menjadi masalah pada konversi mata uang ini adalah apakah google melakukan update terus menerus terhadap nilai mata uang yang setiap saat selalu berubah-ubah.

Masih banyak sebenarnya layanan atau produk Google lainnya yang keren namun belum banyak diketahui, tapi hal itu akan saya posting di lain waktu.

 

Membuat Check Box di Word 2007

Survey

Final Result - Survey

Final Result - To Do List

Final Result - To Do List

Membuat Check Box untuk keperluan survey secara online atau to do list, dapat kita lakukan di Word 2007 loh, bagaimana caranya?, ikuti langkah-langkah berikut :

1. Tentunya buka terlebih dahulu program Microsoft Office Word 2007.

Microsoft Word 2007

2. Klik tombol Office (Office Button) yang ada di bagian ujung kiri atas.

Office Button

3. Setelah itu kita klik tombol Word Options

Word Options

4). Pada tampilan Word Options, pilih bagian Popular, lalu pada bagian kanan-nya centang pilihan Show Developer tab in the Ribbon. Klik OK, jika telah selesai.

5. Setelah itu, kita akan melihat ada tab baru di Word 2007, yaitu tab Developer.

Tab Developer

 6. Setelah kita klik tab Developer tersebut, klik Legacy Tools, lalu pada pilihan Legacy Forms klik Check Box Form Field.

Legacy Tools

7. Setelah itu, akan muncul tampilan sebagai berikut :

Check Box (Shading)

terdapat warna abu-abu pada Check Box tersebut, untuk menghilangkannya, kita blok Check Box tersebut, kemudian kita klik kembali Legacy Tools lalu klik Form Field Shading.

8. Agar Check Box itu bisa kita klik, kita pilih opsi Protect Document di tab yang sama (tab Developer).

Protect Document

Penggunaan Protect Document dimaksudkan agar orang yang kita survey tidak bisa lagi melakukan editing/perubahan terhadap form check box yang telah kita buat

9. Setelah kita klik Protect Document, kita centang pilihan Restrict Formatting and Editing pada Restrict Reviewing Options. Sesudah kita centang pilihan tersebut, pada bagian sisi kanan Word 2007, akan muncul tampilan Restrict Formatting and Editing, pada pilihan nomor 2, yaitu Editing restrictions kita centang pilihan Allow only this type of editing in the document, lalu pada bagian scroll options pilih opsi Filling in forms.

10.  Setelah itu kita beranjak ke opsi nomor 3, yaitu Start enforcement. Pada bagian ini, klik pada tombol Yes, Start Enforcing Protection. Setelah kita klik tombol tersebut, akan muncul tampilan yang meminta password. Isi password dengan kata-kata yang kita inginkan.

Penggunaan Password dimaksudkan agar hanya kita selaku pembuat form survey dengan check box ini yang dapat melakukan perubahan/editing terhadap form survey tersebut

11. Maka kita telah selesai dengan pembuatan Check Box di Word 2007. Untuk membuktikannya coba anda klik Check Box yang telah kita buat. Kita akan melihat, ketika Check Box di klik, maka akan ada tanda silang di dalamnya.

12. Untuk membuat Check Box yang lain, kita harus menghilangkan proteksi pada dokumen ini, dengan cara klik tombol Stop Protection pada sisi kanan Word 2007 (di bagian Restrict Formatting and Editing), atau jika kita tidak sengaja menghilangkan bagian tersebut, kita tinggal kembali ke bagian Protect Document lalu pilih Restrict Formatting and Editing.


13. Kita bisa membuat form survey/kuisioner ataupun to do list dengan menggunakan Check Box ini.

Survey

Membuat Survey dengan Menggunakan Check Box di Word 2007

Final Result - To Do List

Membuat To Do List dengan Menggunakan Check Box di Word 2007







Membuat Pinggiran Foto di Photoshop

Final Result

Final Result

Mumpung Photoshop udah di instal lagi, newbie ingin sekedar share aja tentang ilmu photoshop-nya yang masih ecek-ecek :D , siapa tau ada juga yang baru belajar, moga-moga bisa nambah wawasannya di bidang Photoshop ini ya.

Kali ini saya mau bikin kayak pinggiran putih yang suka ada di foto-foto itu (namanya apa ya? ada yang tau?). Bikinnya gampang banget, liat aja caranya di bawah ini :

1). Seperti biasa, sebagai langkah awal, buka dulu program Photoshop-nya. Di sini saya pake Adobe Photoshop CS4 (Portable), tapi pembuatan efek ini bisa dilakuin pada Photoshop yang lebih jadul (7, CS, CS2, atau CS3).

Interface / Tampilan Adobe Photoshop CS4

Interface / Tampilan Adobe Photoshop CS4

2). Buka foto yang akan diberi efek

Klik menu (pada bagian atas Photshop) : File –> Open atau shortcut Ctrl + O (tekan Ctrl berbarengan dengan menekan huruf O – pada keyboard – bukan nol tapi O), untuk membuka tempat (directory) dimana foto/gambar yang akan kita olah.

Membuka Foto Yang Akan Diolah

Membuka Foto Yang Akan Diolah

Pilih Foto

Pilih Foto

3). Setelah foto terbuka, kita bisa langsung memberikan efek pinggiran pada foto tersebut dengan cara klik pada bagian samping kanan interface Photoshop : Layers, lalu klik pada bagian bawah ada semacam simbol dengan tulisan fx (kalau anda diamkan tanda panah mouse kita pada simbol tersebut, nantinya akan ada tulisan Add a layer style).

Add a layer style

Add a layer style

Namun ternyata kita tidak bisa klik simbol tersebut, karena foto yang kita masukkan secara langsung ke Photoshop tersebut, dijadikan Photoshop sebagai layer Background. Agar kita bisa mengolah foto tersebut, maka kita harus ubah layer Background tersebut menjadi layer biasa. Caranya klik dua kali pada layer Background sampai muncul option lain, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Klik dua kali pada layer Background

Klik dua kali pada layer Background

Menjadikan layer Background menjadi layer biasa

Menjadikan layer Background menjadi layer biasa

4). Setelah selesai mengubahnya menjadi layer biasa, kini kita bisa menggunakan fungsi dari Add a layer style. Pilih opsi Stroke, untuk memberikan efek pinggiran pada foto.


5). Stroke mempunyai fungsi memberikan efek seperti border (pinggiran) atau outline pada foto yang hasilnya akan mengikuti bentuk pinggiran foto tersebut. Misalnya, jika foto tersebut bentuknya persegi, maka Stroke akan memberikan efek bentuk persegi juga, begitu juga jika bentuk foto tersebut adalah lingkaran, maka Stroke akan memberi efek berbentuk lingkaran pada pinggiran foto tersebut.

Setelah kita klik opsi Stroke pada simbol Add a layer style, akan muncul tampilan seperti terlihat pada gambar diatas. Atur berbagai pilihan yang ada pada opsi Stroke :

Size : merupakan ukuran yang akan kita berikan pada pinggiran foto tersebut. Pada pembuatan efek pada pinggiran foto, kita isi besar Size secukupnya (tidak terlalu besar -  saya memberikan ukuran 4 px pada foto yang akan saya olah)

Position : Pilih Inside

Ada tiga pilihan pada opsi Position ini, yaitu Outside, Inside, dan Center. Pada efek ini, kita pilih Inside (atau bisa juga Center), agar efeknya masuk ke dalam mengikuti bentuk pinggiran foto tersebut.

Blend Mode dan Opacity : Biarkan apa adanya saja (default)

Fill Type : Pilih opsi Color (karena kita akan memberikan warna putih pada pinggiran foto tersebut)

6). Klik OK jika telah selesai mengatur opsi Stroke. Hasilnya akan terlihat sebagai berikut :

Sebelum diberi Efek Stroke

Sebelum diberi Efek Stroke

Sesudah diberi Efek Stroke (ada pinggiran putih)

Sesudah diberi Efek Stroke (ada pinggiran putih)

7). Kita bisa berkreasi dengan pinggiran foto diatas dengan mengubah-ubah pengaturan pada Stroke, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Ubah Fill Type jadi Gradient, dan pilih warna Gradient yang kamu suka. Coba berkreasi dengan mengubah-ubah opsi Style, Angle, Reverse, atau Scale-nya. Lihat perubahan yang terjadi dengan menggunakan perubahan pada fungsi-fungsi diatas.

Hasil

Hasil

Silahkan berkreasi dengan mengubah-ubah pilihan pengaturan yang ada pada Stroke. Kita bisa mencoba pilihan Fill Type : Pattern atau pengaturan lainnya, sehingga bisa dihasilkan hasil sesuai keinginan kita.

8). Kelemahan pada penggunaan efek Stroke ini adalah adanya bagian yang jadi tidak terlihat pada foto (bagian pinggir), karena tertutup oleh warna yang kita berikan pada efek tersebut. Kalau kita merasa bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah, kita bisa menggunakan penggunaan efek Stroke pada foto dengan cara tersebut, namun jika kita tidak mau bagian pinggir dari foto tersebut tertutup, kita bisa menggunakan cara lain untuk memberikan efek pinggiran pada foto tersebut. Untuk itu lihat langkah-langkahnya pada gambar di bawah ini :

Klik simbol Create a new layer (kita akan membuat layer baru)

Klik simbol Create a new layer (kita akan membuat layer baru)

Pastikan layer baru (Layer 1) yang kita buat berada di bawah Layer 0 (layer yang ada foto-nya), caranya drag/tahan mouse komputer sambil arahkan Layer 1 ke bawah Layer 0.

Pastikan layer baru (Layer 1) yang kita buat berada di bawah Layer 0 (layer yang ada foto-nya), caranya drag/tahan mouse komputer sambil arahkan Layer 1 ke bawah Layer 0.

Kita akan memperbesar ukuran dari Layer 1, karena ukuran dari layer yang baru kita buat (Layer 1) sama ukurannya dengan Layer 0. Caranya : pastikan kita berada pada Layer 1, setelah itu klik kanan pada bagian yang ditandai oleh kotak merah diatas, setelah itu pilih Canvas Size.

Ukuran awal Layer 1 (320 px X 240 px)

Ukuran awal Layer 1 (320 px X 240 px)

Ukuran Layer 1 diperbesar menjadi 324 px X 244 px

Ukuran Layer 1 diperbesar menjadi 324 px X 244 px

Perbesar ukuran Width (lebar dari Layer 1) dan Height (tinggi dari Layer 1), misalnya 4 pixel dari ukuran awal menjadi 324 px X 244 px (isi secara manual oleh kita sendiri). Biarkan pilihan Anchor seperti itu, tanda panah pada Anchor diatas menunjukkan pada bagian mana saja ukuran Layer 1 akan diperbesar.

Selain itu jika kita centang pilihan Relative, maka akan terlihat cuma 4 pixel, hal ini menunjukkan kita memperbesar ukuran Layer 1 sebesar 4 pixel.

Dari gambar diatas terlihat bahwa ukuran Layer 1 yang berada dibawah Layer 0 mempunyai ukuran yang lebih besar.

Secara default (keadaan apa adanya), pada Photoshop yang menjadi Foreground Color adalah warna hitam, dan warna putih menjadi Background Color. Kita bisa memilih warna yang lain, dengan cara klik dua kali pada warna tersebut lalu pilih warna yang menjadi pilihan kita. Kita bebas menentukan warna apa saja yang menjadi Foreground atau Background Color pada Photoshop.

9). Untuk mempercantik foto tersebut, kita bisa gunakan efek bayangan pada foto tersebut. Caranya adalah sebagai berikut :

Buat area baru pengerjaan, caranya, klik pada menu : File –> New atau shortcut Ctrl + N . Pastikan ukuran area tersebut lebih besar dibandingkan ukuran foto yang telah kita buat sebelumnya (disini saya memberikan ukuran 500 x 500 px, jangan lupa pilih RGB Color pada pilihan Color Mode).

Menggabungkan Layer

Menggabungkan Layer

Terlebih dahulu kita kembali ke foto yang telah kita olah. Gabungkan antara Layer 0 dengan Layer 1, agar menjadi satu kesatuan. Caranya : pastikan kita berada pada Layer 0, lalu tekan Ctrl + E secara berbarengan.


Setelah foto yang telah kita olah berada pada area pengerjaan baru, kita bisa memberikan efek bayangan pada foto tersebut. Caranya : klik Add a layer style –> Drop Shadow

Pada pengaturan Drop Shadow, kita bisa bereksperimen menggunakan fungsi dari Drop Shadow tersebut. Namun untuk efek ini saya membiarkan keadaanya seperti itu saja  (default). Klik OK jika telah selesai.

Kita bisa berkreasi lagi, dengan mengatur ukuran dari foto serta sudut atau kemiringan foto tersebut, seperti pada gambar di bawah ini :

Cara untuk memiringkan foto tersebut, tekan Ctrl + T berbarengan, setelah itu kita bisa mengatur ukuran dan sudut dari foto tersebut sesuka hati kita.

Olah foto yang lain dan masukkan pada area pengerjaan yang baru. Hasilnya seperti gambar di bawah ini :

Hasil Akhir

Hasil Akhir


Kerjain Orang dengan NetSendFaker

Udah pernah make atau denger mengenai fasilitas net send di jaringan komputer anda?, jika belum maka saya coba terangin sedikit. Fasilitas net send bisa dibilang sebagai fasilitas untuk menyampaikan suatu pesan dalam suatu jaringan komputer, fasilitas yang lumayan membantu kita buat ngasih pesan ke temen kantor jika kebetulan kita nggak bisa gunain YM. Gimana caranya gunain net send ini?, simak penjelasannya di bawah ini :

1. Hal yang pertama dilakuin adalah mastiin bahwa fasilitas net send kita dan komputer teman yang akan kita kirimi pesan aktif

net send

net send

net send

net send

net send

net send

net send

net send

 

Gambar 1-4 menunjukkan bagaimana caranya meng-aktifkan fasilitas net send di komputer kita. Pada Gambar 4, jika pada Startup type masih berbentuk Disabled, maka ubah bentuknya dengan Automatic (jika pengen selalu aktif fasilitas net send-nya), lalu klik Start pada pilihan Service Status, atau bisa memilih Manual (biasanya dengan pilihan Manual ini, maka setiap kita menghidupkan kembali komputer, kita harus kembali mengaktifkannya, dengan langkah-langkah di atas).

 

net send

net send

 

 

net send

net send

 

Dari Gambar 5-7, ditunjukkan bagaimana cara mengirim pesan dengan fasilitas net send ini. Pertama (Gambar 5),  buka Command Prompt di komputer anda (StartAll ProgramAccessoriesCommand Prompt atau klik Run lalu ketik cmd), lalu (Gambar 6) menunjukkan bagaimana format pengiriman net send ini, yaitu ketik : net send (spasi) no. IP teman anda atau nama komputer teman anda (spasi) pesan yang akan disampaikan, seperti contoh dalam Gambar 6. Hasil contohnya dapat terlihat pada Gambar 7 (teman saya dengan nama komputer eddy mengirimkan pesan Hallo ke komputer saya yang bernama abuacho).

Nah, kalo penggunaan net send versi standar ini tidak bisa untuk ngerjain orang, karena nama komputer si pengirim atau nomor IP komputer si pengirim tidak dapat diubah. Salah satu software gratisan yang dapat digunain untuk ngerjain temen satu kantor kita menggunakan fasilitas net send ini adalah software yang bernama Net Send Faker. Dengan software ini kita dapat dengan mudah mengganti nama komputer si pengirim, seperti mengubahnya menjadi nama bos kita,  hehehehe …. :D

Untuk mendapatkannya, kita cukup googling di internet aja dengan nama NetSendFaker.

 

net send

net send

 

 

net send

net send

 

 

net send

net send

 

Gambar 8 menunjukkan tampilan dari software NetSendFaker, sedangkan Gambar 9 menunjukkan bagaimana cara mengirim pesan melalui software ini, caranya yaitu kita tinggal masukin nama pengirim lewat box input yang tersedia di sebelah kata Send From. Nama pengirimnya bebas sesuka kita, sedangkan pada box input Send To itu tidak bisa ngasal, harus sesuai nama komputer teman kita atau bisa juga diubah dengan nomor IP komputer-nya.  Gambar 10, salah satu contoh hasil dari penggunaan software NetSendFaker ini.

Sekian aja postingannya, selamat mencoba …..

Membuat Drop Down List di Excel 2007

Hari ini saya nyoba ngoprak-ngoprek Excel buat nyari tau cara bagaimana bikin buat drop down list, seperti terlihat pada gambar di bawah ini (dan akhirnya ketemu – dengan pertolongan help Excel).

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 1. Contoh Drop Down List

Penggunaan drop down list sangat berguna jika input datanya tidak terlalu banyak dan hanya sejenis (misal : jenjang pendidikan, range umur, range penghasilan, dll). Seperti contoh gambar diatas, terlihat penggunaannya cukup efisien, ketimbang harus menulis ulang jenjang pendidikan seseorang atau melakukan copy paste. Dengan fasilitas drop down list ini, seseorang akan dengan cepat memilih input data pendidikan seseorang dengan hanya melakukan klik di mouse.

Bagaimana cara bikinnya, so cekibrot penerangannya di bawah ini.

  1. Buatlah tabel seperti diatas (saya yakin itu mudah sekali dilakukan di Excel);
  2. Tulislah nama-nama jenjang pendidikan lain di cell yang lain – di luar area tabel, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :
Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 2. Penulisan jenjang pendidikan di luar area tabel

Dari Gambar 2. di atas terlihat bahwa area tabel terdapat pada kolom C untuk No., lalu kolom D untuk Nama, serta kolom E untuk Pendidikan. Setelah membuat tabel tersebut, kita buat daftar jenjang pendidikan yang nantinya bakal menjadi input data bagi kolom Pendidikan di kolom I, yang terdiri dari PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA, S1, S2, serta S3.

3. Langkah selanjutnya adalah bagaimana melakukan ( istilahnya) link atau hubungan antara data jenjang pendidikan pada kolom I dengan kolom Pendidikan yang terdapat pada kolom E.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Dari Gambar 3. diatas ditunjukkan bagaimana caranya membuat hubungan antar kolom untuk membuat drop down list. Setelah anda lakukan blocking semua baris yang terdapat pada kolom Pendidikan (lihat area yang dilingkari warna merah), selanjutnya adalah klik tab Data (lihat pada area yang dilingkari warna hijau), setelah itu pilih pilihan Data ValidationData Validation …

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 4. Pengaturan di Data Validation

Gambar 4. diatas menunjukkan pengaturan Settings di Data Validation. Pada pengaturan Validation criteria- Allow: (pilih pilihanList.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 5. Pemilihan Source

Pada pengaturan Source, lakukan blocking pada semua area pada kolom I, yang nantinya merupakan sumber data inputan pada kolom Pendidikan.

Cara lain yang bisa digunakan adalah sebagai berikut :


Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Cara lain yang dapat digunakan terlihat seperti pada Gambar 6. Blocking semua input data pada kolom I (lihat area yang dilingkari warna merah), lalu pada area berwarna biru ganti tulisannya (misalnya) pendidikan.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 7. Pengaturan di Data Validation

Dari Gambar 7. terlihat input Source dapat diisikan dengan nama pendidikan (jangan lupa pake = di depannya).

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 8. Hasil akhir

Hasilnya dapat kita lihat pada Gambar 8. diatas. Pembuatan drop down list telah selesai. Tambahan lain yang dapat dilakukan pada pembuatan di drop down list ini adalah adanya Input Message.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 9. Input Message di Data Validation

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 10. Input Message pada kolom Pendidikan

Tulisan seperti yang dimasukkan pada Input Message akan terlihat jika kita arahkan pointer kita pada kolom isian di kolom Pendidikan.

Selain itu, kita juga dapat membatasi atau memberikan peringatan, jikalau data masukkan pada kolom Pendidikan tidak dapat pada pilihan drop down list. Hal tersebut dapat kita lakukan pada tab Error Alert.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 11. Error Alert pada Data Validation

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 12. Contoh penggunaan Error Alert

Gambar 12. , merupakan contoh bagaimana jika kita melakukan input data tidak sesuai dengan apa yang ada pada drop down list yang telah kita buat sebelumnya. Misalnya kita tulis secara manual pada kolom isian di kolom Pendidikan yaitu S4, maka akan keluar tulisan dengan tanda peringatan (yang telah kita atur sebelumnya di tab Error Alert) seperti terlihat pada Gambar 12.


Untuk menghilangkan drop down list-nya sendiri, kita tinggal, blocking area yang kita ingin tiadakan drop down list-nya, lalu atur pengaturan di pilihan Data Validation.

Drop Down List di Excel

Drop Down List di Excel

Gambar 13. Settings di Data Validation untuk menghilangkan drop down list

Untuk menghilangkan drop down list-nya sendiri pada area yang telah kita buat sebelumnya, kita tinggal ganti pengaturannya di Data ValidationSettingsAllow: (pilih pilihan) Any value

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat :D

Tutorial Photoshop – Introvert Color

Untuk pertama kalinya di blog ini, saya mencoba memberikan tutorial mengenai photoshop, hore ….. hehehe …. :D . Walaupun saya masih amatiran dan newbie di bidang photoshop, tapi keinginan berbagi ilmu mengenai photoshop ini sudah tidak terbendung (lebay, hehehe ….), terutama bagi mereka yang juga baru banget belajar photoshop. Semoga tutorial ini bermanfaat aja bagi yang membacanya …….

Tutorial photoshop yang pertama ini, saya mencoba memberikan bagaimana caranya membuat efek foto yang sangat banyak digunakan oleh orang-orang, seperti gambar di bawah ini.

Tutorial Photoshop

Saya beri nama tutorialnya sebagai Introvert Color (judulnya biar lebay aja, padahal tutorialnya biasa aja, heehhe….). Saya beri nama tersebut karena ada satu warna aja yang jadi fokus perhatian alias warna penyendiri (kayaknya nggak nyambung sama judul, heehe …). Okelah langsung aja liat tutorialnya daripada membahas judulnya yang nggak nyambung.

  1. Buka program photoshop di komputer anda lalu buka gambar yang akan diolah. Di sini saya gunain photoshop CS3 Extended (tapi teknik ini bisa digunakan pada photoshop versi manapun) dengan foto yang digunain kali ini yaitu gambarnya Wesley Sneijder (bagi yang belum tau siapa itu Wesley Sneijder, silahkan cari di mbah google).
    Tutorial Photoshop

    Tutorial Photoshop

    2.Seleksi bagian gambar yang akan dijadikan gambar berwarna.

    Tutorial Photoshop

    Tutorial Photoshop

Gunakan tool seleksi yang anda sukai, tapi disini saya gunain Quick Selection Tool (lihat gambar yang dilingkari warna merah), karena penggunaanya yang praktis. Lalu pilih gambar icon Quick Selection Tool yang bertanda + (lihat gambar yang dilingkari warna orange), icon tersebut digunakan untuk melakukan penyeleksian terhadap area gambar. Jika pas pengerjaan terdapat kesalahan berupa kelebihan seleksi pada area gambar, maka anda bisa pilih icon Quick Selection Tool yang bertanda -, untuk mengurangi area gambar yang kelebihan tersebut, atau jika kekurangan anda bisa kembali memilih icon gambar yang bertanda plus.

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

3. Setelah selesai melakukan seleksi, tekan Ctrl + J, untuk melakukan pemisahan gambar yang diseleksi ke dalam sebuah layer baru.

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Hasil penyeleksian gambar di pindah sendirian ke Layer 1 (hilangkan tanda mata yang ada pada layer Background untuk melihat hasil seleksi yang terdapat pada Layer 1).

4. Langkah selanjutnya adalah melakukan proses “meng-hitam putih-kan” gambar pada layer background agar hanya gambar yang kita seleksi sebelumnya saja yang berwarna.

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Pilih Menu : Image - Adjustment - Black & White (dengan shortcut Alt + Shift + Ctrl + B) atau dapat juga kita memilih pilihan Desaturate (lihat area gambar yang dilingkari warna merah).

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Setelah kita pilih pilihan Black & White, akan muncul setting-an seperti ini. Kita biarkan saja setting-an ini dengan nilai default-nya, atau mungkin anda bisa bereksperimen dengan mencoba-coba melakukan pengaturan pada warna yang ada, yang akan lebih dihitamkan atau diputihkan pada pilihan warna tersebut pada gambar (seperti misalnya kita mau lebih menghitamkan unsur warna hijau pada gambar, maka kita pilih pengaturan pada opsi Greens dan atur nilainya agar lebih berwarna hitam).

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Hasilnya akan seperti ini. Gimana gampang kan pengerjaannya?, tapi mungkin teknik ini tidak cukup efektif, jika ternyata di lain waktu kita ingin menambah area gambar yang berwarnanya, misalnya kita ingin menjadikan mix pada gambar menjadi berwarna juga, maka kita harus mengembalikan dulu warna awal gambar (kembali menjadi berwarna) lalu kembali melakukan seleksi pada area gambar mix tersebut. Cara lain yang lebih simple adalah melakukan teknik masking, seperti pengerjaan berikut.

  1. Buka foto yang akan diolah. Saya kembali menggunakan gambarnya Wesley Sneijder.
  2. Gandakan gambar tersebut dengan menekan Ctrl + J.

    Tutorial Photoshop

    Tutorial Photoshop

3. Jadikan gambar pada Layer 1 menjadi hitam putih dengan menggunakan pilihan Black & White atau Desaturate (lihat kembali caranya pada langkah-langkah pengerjaan sebelumnya).
4. Tambahkan layer mask pada Layer 1. Dengan cara memilih icon yang dilingkari dengan warna merah, lalu setelah itu akan muncul kotak berwarna putih di samping gambar pada Layer 1 (lihat gambar yang dilingkari warna hijau).

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

5. Mulai melakukan masking pada area gambar pada Layer 1.

Prinsip Masking

Prinsip penggunaan Masking adalah melakukan “penyembunyian” pada area gambar yang ingin kita inginkan. Pada gambar di Layer 1, gambarnya berwarna hitam-putih, lalu kita ingin menyembunyikan bagian pada area gambar tersebut, yaitu wajah dari Wesley Sneijder tersebut. Setelah kita melakukan masking, maka tampilannya malah berubah menjadi berwarna. Kenapa hal itu terjadi?, karena setelah kita melakukan penyembunyian area gambar tersebut, maka area gambar tersebut akan hilang dan yang akan muncul adalah area gambar di bawahnya yaitu layer Background yang gambarnya berwarna.

Warna hitam pada teknik masking gunanya untuk “menyembunyikan”, sedangkan warna putih gunanya untuk kembali “memunculkan” area gambar yang sebelumnya “disembunyikan”.

Tutorial Photoshop

Tutorial PhotoshopTutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Lakukan sapuan Brush pada area gambar pada Layer 1 yang ingin disembunyikan. Hasil akhirnya dapat dilihat pada gambar diatas.

Dengan teknik tersebut anda dapat melakukan modifikasi berupa penambahan dan pengurangan area gambar yang ingin ditampilkan lebih cepat dan praktis.

Kita dapat melakukan berbagai macam variasi pada gambar tersebut, seperti dengan menambahkan efek blur pada Layer 1 (bukan pada area masking) gambar tersebut. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Tutorial Photoshop

Efek Gaussian Blur

Untuk mencoba efek blur lainnya, kita bisa mencobanya di FilterBlur

Sekian postingan tutorial photoshop cetek ini, semoga bermanfaat ya …. :D