Dante’s Peak

Ilmu Kebumian

(http://www.flickclip.com/images/flickimages/dantespeak.jpg)

Judul diatas merupakan judul film yang kemarin malam ditayangin sama Trans TV (20 April 2008 jam 9 malam waktu bagian barat).Film Dante’s Peak bercerita mengenai meletusnya gunung berapi yang ada di wilayah Dante’s Peak.Wilayah Dante’s Peak merupakan wilayah yang rawan bencana gunung api St.Helens.Ngomong-ngomong mengenai St.Helens jadi inget pas kuliah geowisata,disana Pak Budi Brahmantyo ngomong bahwa gunung St.Helens meletus tahun 1980 dimana sepertiganya terjadi longsor pada gunung tersebut sedangkan korban jiwa tidak banyak,”hanya” kurang dari 10 orang.Kembali ke film Dante’s Peak,film ini dibintangin sama mantan agen 007,Pierce Brosnan yang memerankan tokoh yang bernama Harry Dalton.Harry Dalton ini merupakan seorang geolog dari Pusat Survey Geologi Amerika Serikat atau yang banyak kita kenal dengan nama USGS.Awal cerita bermula dari kejadian meletusnya gunung berapi di Colombia,disana Harry bersama kekasihnya mengamati fenomena alam yang menakjubkan tersebut,akan tetapi ketika meletusnya gunung api tersebut kekasih Harry tersebut yang bernama Marieene terkena lahar panas yang membuatnya meninggal seketika.Empat tahun setelah kejadian tersebut,Harry Dalton ditugaskan untuk mengawasi aktivitas vulkanisme dari gunung yang ada di wilayah Dante’s Peak.Dari kegiatannya melakukan pengamatan di wilayah Dante’s Peak tersebut,Harry mulai akrab dengan walikota Dante’s Peak yang bernama Rachel Wando yang diperankan oleh Linda Hamilton,dan juga menemukan tanda-tanda bahwa gunung api yang ada di Dante’s Peak tersebut akan segera meletus mulai dari meningkatnya tingkat keasaman air di dekat wilayah pegunungan Dante’s Peak,hingga banyaknya hewan yang mati dan bermigrasi akibat meningkatnya suhu di kawasan gunung api tersebut.Dari sana Harry mulai ngasih tau Rachel untuk segera menetapkan status waspada pada daerah Dante’s Peak dan mulai memperingati warganya agar waspada dan bersiap untuk dievakuasi jika keadaan sudah mulai memburuk.Akan tetapi keinginan Harry Dalton ditentang oleh bosnya sendiri yang menilai analisis Harry terlalu berlebihan karena kalo dilihat dari aktivitas seismik yang “adem ayem” maka bos Harry yang bernama Paul menyuruh Harry untuk mencabut pernyataannya.Selain karena hal diatas,pertimbangan ekonomi juga diperhitungkan oleh Paul,dimana kalo status waspada diterapkan maka banyak turis yang akan keluar dari Dante’s Peak,padahal warga Dante’s Peak perekonomiannya sangat tergantung pada sektor pariwista,dimana Dante’s Peak merupakan tempat hunian terbaik no.2 di US.Harry sendiri ngotot bahwa gunung api tersebut bakalan meletus,dan meletusnya bukan karena aktivitas tektonik melainkan magmatik.Dan terbukti gunung api di wilayah Dante’s Peak tersebut akhirnya meletus setelah beberapa hari dilakukan pengamatan yang padahal pengamatan dari tim USGS sendiri menyimpulkan tidak bakalan terjadi meletusnya gunung berapi.Bagian paling seru ya pas gunungnya meletuws,bagaimana kepanikan warga Dante’s Peak disusul dengan usaha penyelamatan ibunya Rachel sampai akhirnya bagaimana usaha Harry dan Rachel menyelamatkan diri dari bencana tersebut.Dari film tersebut terdapat bagian-bagian yang menari yaitu bagaimana seorang walikota hanya memakai kendaraan bermerek Toyota yang kelihatan jelek dan tua,bayangkan kalo di negara kita ada walikota yang mau kayak gitu (pake mobil sederhana),saya sangat salut.Ditambah bahwa walikota tersebut membuka semacam kafe,dimana di saat tidak ada kerjaan sebagai walikota,dia bekerja melayani sendiri pelanggan yang memesan di kafenya (keren banget!!!).Sisi lain yang menarik adalah bagaimana tokoh utama mempertahankan keyakinannya walaupun harus bentrok dengan bosnya sendiri (kalo di negara kita sih asal bapak senang,kita ngikut aja dah),sedangkan sisi yang menarik bagi yang interest terhadap ilmu kebumian yaitu tentu saja fenomena gunung apinya serta bencana yang dapat ditimbulkan oleh gunung api tersebut yang diantaranya dapat berupa (sumber : Catatan Kuliah Geologi Fisik – Dr.Ir.Noer Aziz,dkk)

v Aliran cepat pyroklastik panas dan hembusan lateral searah dapat menghanguskan penduduk sebelum sempat lari menyelamatkan diri.Contohnya Mount Pelee,tahun 1902 dan juga St.Helens pada tahun 1980;

v Tefra dan gas beracun panas dapat menimbun penduduk atau mati lemas oleh gas beracun,seperti yang terjadi di Gunung Visuvius pada tahun 79 SM,mematikan penduduk dan menimbun kota Pompey,Romawi (wilayah Sisilia);

v Erupsi gunung menyebabkan gelombang laut yang sangat besar yang dapat menimbulkan tsunami;

v Hamparan tefra menutupi daerah pertanian,hal ini akan menyebabkan terjadinya kekurangan bahan pangan yang ujungnya dapat menyebabkan kelaparan.

Dari segala kemungkinan bencana yang akan dapat kita alami akibat dari meletusnya gunung berapi,kita harus selalu waspada terutama terhadap gunung api yang masih aktif dan yang tinggal di kawasan gunung api aktif.Dan kita harus lebih mengtamakan nyawa kita dibanding hal lainnya (kita dapat liat banyak warga yang enggan pindah dari rumahnya ketika Gunung Merapi meletus).

Spiderpig

3 thoughts on “Dante’s Peak

  1. Rupanya temen kita ini mau berpindah profesi dari seorang calon meteorologist menjadi calon geologist atau calon geophysicist atau menjadi seorang web designer.. Heheehehh……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s