Inter News (Mei – Juni 2009)

Scudetto

Inter Milan akhirnya bisa menyejajarkan diri dengan “saudara kandungnya” – AC Milan dalam raihan gelar juara Liga Italia atau scudetto sebanyak 17 kali, setelah secara luar biasa mempertahankan scudetto sebanyak 4 kali secara berturut-turut, setelah sempat stagnan di angka 13. Dalam hal juara Copa Italia pun posisi Inter sama dengan Milan yaitu 5 kali merebut juara, padahal sebenarnya Inter bisa melampauinya setelah berada 4 kali di final dalam 5 musim terakhir, namun hanya bisa merebut 2 gelar dari 4 kemungkinan. Tapi hal ini belum bisa membuat Inter berpuas diri, dengan ambisi merebut gelar Liga Champions yang sampai saat ini belum bisa direalisasikan, Inter patut terus memperkuat skuad yang ada, ditambah kenyataan bahwa Inter masih terpaut cukup jauh dari hal koleksi gelar scudetto dengan Si Nyonya Tua – Juventus, yaitu terpaut 10 gelar. Ditambah Juve juga jumawa di pentas Copa Italia.

Dalam rangka memperkuat skuad yang ada, maka Inter seperti biasa aktif di bursa belanja pemain. Namun, kebiasaan belanja pemain yang nggak perlu harus sebisa mungkin dihilangkan. Menurut saya Inter harus bisa meniru Juve dalam hal belanja pemain, membeli pemain yang cocok dengan gaya permainan tim dan posisinya dalam tim memang sangat mendesak. Walau beberapa musim ini Inter agak cukup selektif dalam belanja pemain, namun tetap saja ada beberapa transfer pemain yang sebenarnya gak terlalu penting.

Musim depan Inter bakal diperkuat oleh dua punggawa Genoa, yaitu Diego Milito dan juga Thiago Motta. Untuk pembelian Diego Milito saya cukup setuju karena beberapa penyerang Inter bakalan hengkang, seperti Crespo yang akan ke Genoa, Cruz yang kemungkinan besar juga pindah, Adriano yang sudah dipecat dari Inter, Robert Acquafresca yang juga kemungkinan besar dipinjamkan kembali ke klub lain, dan juga icon Inter saat ini Ibrahimovich yang kemungkinan besar akan pindah ke Barcelona, Madrid, ataupun Chelsea, praktis yang tersisa hanya Mario Balotelli sebagai penyerang yang akan dipertahankan Inter. Ditambah bahwa naluri gol Milito sangat tajam, hal itu dibuktikan musim ini dengan mencetak 24 gol atau hanya terpaut satu gol dari Ibrahimovich, dengan mengingat bahwa tim yang dibelanya adalah tim medioker, prestasi itu cukup luar biasa. Akan tetapi kemampuan Milito juga akan dipertanyakan dalam sebuah tim besar, mengingat selama ini Milito hanya membela tim-tim kelas 2, seperti Zaragoza di Spanyol dan juga Genoa di Italia. Untuk Thiago Motta sebenarnya saya kurang setuju mengingat posisi gelandang bertahan yang ada di Inter masih cukup dan juga kualitasnya sangat bagus. Di posisis gelandang bertahan terdapat Esteban Cambiasso yang penampilannya sangat stabil, Sulley Muntari yang di musim perdananya bersama Inter bermain cukup apik, Patrick Vieira yang kalo saja tidak banyak cedera merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia, ditambah kemampuan Cristian Chivu yang juga dapat berposisi sebagai gelandang bertahan. Sehingga keberadaan Motta hanya akan “menggemukkan” skuad Inter saja.

Selain kepastian dua pemain itu, Inter juga saat ini mengincar dua pemain Chelsea yaitu Ricardo Carlvaho dan juga Deco. Untuk hal ini juga saya kurang setuju, mengingat kedua pemain ini sudah cukup berumur, ditambah kenyataan bahwa kemampuan Deco sudah jauh menurun dibandingkan ketika bermain di Barcelona, bahkan di Chelsea Deco hanya menjadi pemain cadangan. Tingkah laku Deco pun patut dipertanyakan, kegemarannya main ke club malam sampai dini hari membuat ia tidak pernah maksimal dalam menjalani latihan di pagi hari. Sedangkan Ricardo Carvalho seringkali mengalami cedera, sehingga menurut saya kedua pemain ini tidak akan efektif buat Inter, walaupun mereka sangat mengerti mengenai pola kepelatihan Jose Mourinho yang merupakan mantan mentornya di Porto dan juga Chelsea.

Menurut saya sebenarnya Inter harus ngotot bersaing dengan Juve untuk memperebutkan Diego Ribas dari Werder Bremen. Kemampuannya yang luar biasa sebagai playmaker membuatnya patut dijadikan target utama oleh Inter, ditambah fakta bahwa Inter tidak punya playmaker saat ini. Dejan Stankovic yang seringkali diplot sebagai playmaker oleh Mourinho musim ini sebenarnya cukup baik dalam bermain, akan tetapi kemampuan mendistribusikan bola secara “cerdas” kepada para penyerang Inter dirasa masih sangat kurang, dalam hal ini Dejan Stankovic lebih bagus berperan sebagai destroyer ketimbang jadi playmaker. Akan tetapi ketidakseriusan Inter dalam memboyong Diego membuat pemain ini lepas menuju Juve. Walaupun sebenarnya rencana pembelian Deco dimaksudkan untuk mengisi posisi playmaker, tetapi dengan kemampuannya sekarang akan sangat sulit diharapkan. Opsi lain yang dapat dilakukan adalah merekrut Wesley Sneijder atau Rafael Van der Vaart dari Real Madrid. Kedua pemain ini tergolong cukup baik berperan sebagai playmaker, ditambah bahwa kedau pemain ini kemungkinan akan dilego sebagai bagian dari pembersihan klan Belanda di Madrid. Tapi Inter pun harus serius dan cepat dalam menyambar peluang ini, mengingat Totenham Hotspur dan AC Milan juga berminat kepada dua pemain tersebut. Apalagi AC Milan mempunyai dana yang cukup besar hasil penjualan Ricardo Kaka ke Madrid, ditambah kemungkinan balas budinya Florentino Perez ke AC Milan atas proses transfer Kaka. Nama lain yang menurut saya cukup bagus namun namanya kurang begitu terkenal, yaitu Luis Suarez dari Ajax Amsterdam. Pemain tersebut menurut saya sangat bagus, baik dari skill, kemampuan berbagi bola yang juga bagus, membuatnya patut diperhitungkan sebagai calon playmaker terbaik di masa yang akan datang. Namun Inter pun harus buru-buru mengingat terdengar kabar bahwa Barcelona juga kepincut terhadap pemain yang satu ini.

Pembelian pemain lain yang harus segera dilakukan manajemen Inter adalah pembelian pemain di posisi sayap, terutama jika Mourinho ngotot untuk menggunakan pola 4-3-3 di musim depan. Ketidakcocokkan Ricardo Quaresma, pensiunnya Luis Figo, serta belum maksimalnya Amantino Mancini, membuat manajemen Inter harus segera berburu. Arjen Robben merupakan salah satu opsinya mengingat kemungkinan besar akan terjadi pembersihan klan Belanda di tubuh Madrid. Mungkin minusnya Robben ini adalah seringnya dia cedera dan kelakuannya di luar lapangan yang sering menjadi penghambat. Nama lain yang juga dapat disodorkan adalah Antonio Valencia dari Wigan, namun nama ini juga kayaknya sulit direalisasikan mengingat MU sangat bernafsu menggaet pemain ini. Nama lain yang cukup available adalah David Silva dari Valencia. Kemungkinan besar pemain ini akan dijual oleh pihak Valencia mengingat krisis keuangan di tubuh Valencia. Saingan untuk mendapatkan Silva berasal dari Liverpool, MU, atau Madrid. Atau Inter sebenarnya dapat memaksimalkan pemain yang sudah ada, semisal Luis Jimenez yang musim ini jarang sekali dapat kesempatan bermain, padahal di era Mancini dia begitu cemerlang. Ada juga nama Maxwell yang dapat didorong ke depan, Javier Zanetti juga dapat juga dijadikan pilihan, ataupun Victor Obinna yang akan kembali dari perantauannya di Spanyol, bahkan Mario Balloteli sering kali menjadi sayap pada beberapa pertandingan Inter musim ini.

Sedangkan untuk sektor belakang masih cukup melimpah, walaupun banyak yang sudah cukup berumur di posisi ini. Bercokolnya Materazzi, Cordoba, Samuel, Burdisso, Rivas, Chivu, sudah lumayan cukup tangguh mengawal lini belakang Inter. Kalaupun beli pemain belakang cukup satu pemain saja. Salah satu kandidatnya dapat Felipe Melo dari Fiorentina yang cukup bagus bermain musim ini bersama Fiorentina. Untuk sektor penjaga gawang tidak perlu ada perubahan. Keberadaan Julio Cesar membuat perasaan aman bagi para pemain belakang Inter, hanya mungkin perlunya regenerasi untuk posisi penjaga gawang cadangan, mengingat kipper kedua dan ketiga Inter sudah sangat berumur, yaitu Francesco Toldo dan Paolo Oralndoni. Solusinya adalah mempromosikan pemain dari tim reserves Inter atau dari tim primavera, dan untuk mengasah kemampuannya dapat diturunkan pada laga-laga persahabatan.

Setelah utak-atik posisi pemain yang menurut saya harus dibeli, kali ini saya akan membahas pemain yang akan keluar dari Inter. Zlatan Ibrahimovich merupakan nama pertama yang begitu ngotot ingin pindah, dengan tujuan utama tim Barcelona, yang begitu dipuji permainannya oleh Ibra. Walau agak berat melepas Ibra ke team lain, akan tetapi hal itu harus dilakukan mengingat pemain yang sudah tidak antusias bermain di suatu klub hanya akan merusak moral team secara keseluruhan. Douglas Maicon adalah nama lain yang begitu gencar diburu Chelsea dan Madrid, walaupun sebenarnya Maicon masih sangat betah di Inter, tetapi kemungkinan dia keluar masih sangat besar, mengingat salah satu team yang memburunya adalah Madrid yang selalu jor-joran dalam hal membeli pemain. Maxwell juga dikabarkan akan ke AC Milan mengingat posisinya saat ini banyak diisi oleh Santon, walau saya sangat tidak setuju jika pemain ini dijual ke Milan ,mengingat pemain ini sangat stabil dalam bermain, skillnya pun sangat bagus sekali. Patrick Vieira juga diisukan akan pindah ke PSG, jika Mourinho memutuskan untuk tidak memasukkannya ke dalam rencananya musim depan.

Oke sekian dulu Inter News kali ini. See you!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s