Mosaick Data Citra Satelit

Puzzle

Puzzle

Pasti anda mengenal atau bahkan pernah memainkan permainan Puzzle. Permainan menggabungkan berbagai bentuk yang ada untuk membentuk sebuah gambar yang utuh. Mosaick secara prinsipnya tidak berbeda jauh dengan permainan Puzzle, yaitu proses menggabungkan berbagai citra dalam berbagai bentuk agar didapatkan sebuah gambaran utuh dari sebuah wilayah pengamatan.

Data citra satelit (terutama citra satelit resolusi tinggi) dikirimkan kepada kita biasanya dalam bentuk kepingan DVD ataupun pengambilan secara langsung melalui FTP di internet. Data citra satelit mempunyai ukuran file yang sangat besar bahkan untuk wilayah yang tidak terlalu luas (untuk data citra satelit resolusi tinggi). Untuk itu, agar data ini bisa dikirimkan kepada kita dalam bentuk DVD, data citra satelit tersebut dipotong-potong agar satu ukuran filenya bisa masuk ke dalam satu kepingan DVD (berukuran 4 GB). Satu ukuran file tersebut dinamakan satu tile. Jika misalnya ternyata ukuran data citra satelit itu berukuran 17 GB, maka dibutuhkan sekitar 5 keping DVD. Bisa dibayangkan jika kita hendak melihat data citra satelit wilayah yang kita inginkan terpecah-pecah, kita jadi tidak bisa melihat secara utuh mengenai gambaran wilayah yang hendak kita lihat. Oleh karena itu diperlukan proses mosaick data citra satelit.

Namun sebelum melakukan proses mosaick terhadap data citra-citra tersebut, biasanya diperlukan proses pengolahan data lain yang terkait (seperti color balancing, orthorektifikasi, dll). Untuk lebih jelasnya mengenai orthorektifikasi dan data processing lainnya, akan saya sajikan dalam postingan tersendiri. Untuk data citra satelit yang diambil dalam waktu yang bersamaan tersebut, biasa disebut dengan istilah data citra satu scene. Maka, jika data citra tersebut telah dilakukan proses Mosaick, data citra tersebut dinamakan dengan data citra satelit satu scene.

Proses mosaick pun dapat dilakukan pada data citra satelit yang berbeda jenis ataupun beda scene. Terkadang data citra satelit suatu wilayah yang kita inginkan, terdiri dari berbagai macam jenis citra. Selain itu bisa juga terjadi antara satu data citra satelit dengan data yang lainnya berbeda dalam hal tanggal pengambilan data tersebut oleh satelit. Sebagai contoh, data citra satelit yang satu diambil pada tanggal 17 April 2010 merupakan citra satelit Ikonos, akan tetapi data satu lagi yang akan kita gabungkan diambil pada tanggal 20 Januari 2010, dengan jenis citra Quickbird.

Proses mosaick memerlukan kemampuan serta pengalaman seseorang dalam menggabungkan data citra satelit tersebut menjadi suatu gambaran utuh yang selain enak dipandang (terkait dengan proses pengolahan data lainnya), juga mempunyai koreksi geometrik yang benar (mengenai koreksi geometrik akan diterangkan pada postingan tersendiri).

Nantikan postingan berikutnya mengenai Mosaick hanya di blog ini. So, stay tune ya!

Postingan ini saya share juga disini :

http://citrasatelit.wordpress.com/2011/04/11/mosaick/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s