INTER NEWS (30 Mei 2011)

Berakhir sudah musim 2010/2011 bagi Inter Milan, yang ditutup dengan tiga gelar di tangan. Gelar Supercoppa Italiana berhasil diraih di awal musim, disusul dengan gelar juara dunia pada pertengahan musim, serta terakhir gelar Coppa Italia yang didapatkan dini hari tadi. Gelar terakhir yang didapatkan musim ini yaitu gelar Coppa Italia, berhasil dipertahankan Inter, setelah menghempaskan perlawanan Palermo 3-1, lewat dua gol Samuel Eto’o (26 & 76), serta satu gol dari Diego Milito (90+). Dengan keberhasilan membawa pulang piala tersebut, Inter telah berhasil mengoleksi gelar Coppa Italia sebanyak 7 buah gelar, 2 gelar lebih sedikit dibandingkan Juventus dan AS Roma dengan 9 buah gelar. Secara keseluruhan, total, Inter telah mengoleksi 30 gelar domestik, dengan rincian 18 gelar Scudetto (Liga Italia), 7 gelar Coppa Italia, serta 5 gelar Supercoppa Italiana, masih berada di bawah raihan Juventus yang telah meraih 40 gelar domestik (27 Scudetto, 9 Coppa Italia, 4 Supercoppa Italiana). Namun raihan gelar domestik Inter masih lebih banyak ketimbang AC Milan yang mengumpulkan 28 gelar domestik (18 Scudetto, 5 Coppa Italia, 5 Suppercoppa Italiana).

Walau masih bisa mempertahankan gelar Coppa Italia musim ini, Inter mengalami penurunan prestasi yang cukup drastis, karena gagal mempertahankan dua gelar lain yang lebih bergengsi yaitu Liga Italia serta Liga Champions. Kenyataan ini nampaknya akan membuat Moratti akan segera mengibaskan uang-nya di bursa transfer musim panas kali ini. Ada beberapa nama yang sekarang ini santer dikait-kaitkan dengan rencana transfer Inter musim depan, yang diantaranya adalah :

Eden Hazard

Eden Hazard

Eden Hazard

Namanya mulai menanjak seiring penampilan cemerlangnya bersama Lille musim ini. Dia berhasil membawa Lille meraih double winner (Liga Prancis dan Piala Prancis) serta meraih UNLP Ligue 1 Player of the Year (pemain terbaik Liga Prancis) dan memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang meraihnya (usia Hazard saat ini ialah 20 tahun). Posisi yang sering ia mainkan adalah gelandang serang atau terkadang menjadi seorang winger (sayap), dan sering disebut-sebut sebagai “New Cristiano Ronaldo”, walau dari segi postur, dia lebih mirip dengan Lionel Messi (170 cm). Kalau ia jadi berlabuh di Inter musim depan, maka kemungkinan ia diproyeksikan untuk menggantikan posisi yang biasa ditempati oleh Dejan Stankovic, yang penampilannya sudah mulai menurun, atau jaga-jaga apabila Sneijder dibajak oleh Manchester United. Inter harus bersaing ketat dengan Liverpool yang telah mengajukan tawaran resmi ke Lille sebesar 20 juta pounds, serta klub besar lainnya seperti Real Madrid serta Arsenal.

Alexis Sanchez

Alexis Sanchez

Alexis Sanchez

Ini dia, komoditi paling panas untuk transfer musim panas kali ini. Penampilan luar biasanya musim ini, turut membawa Udinese menembus kualifikasi Liga Champions musim depan. Sebenarnya dari transfer musim panas dan musim dingin tahun ini, Inter sudah mengincar pemain yang satu ini, namun entah kenapa waktu itu Inter gagal mengambilnya dari Udinese, padahal sang pemain telah bersedia untuk merumput bersama Inter. Dengan penampilan apiknya musim ini, boleh dibilang Inter harus menawar Sanchez lebih mahal ketimbang musim lalu dan harus bersaing dengan klub-klub besar lain yang menginginkannya. Posisinya hampir sama dengan Hazard yaitu winger, akan tetapi dia bisa juga menjadi seorang penyerang. Kalau jadi bergabung dengan Inter, bisa jadi skema permainan Inter akan sedikit berubah. Inter yang jarang menggunakan pemain sayap murni dalam skema permainannya, kemungkinan akan mempertimbangkan permainan lewat sayap, seperti masa ketika di Inter ada seorang Luis Figo. Saingan terberat Inter datang dari klub kaya raya Manchester City, Manchester United, dan juga Arsenal.

Carlos Tevez

Carlos Tevez

Carlos Tevez

Kalau nama pemain yang satu ini, nampaknya para penggemar Inter sudah pada tahu. Sepak terjangnya sudah tidak lagi diragukan semenjak masih berkostum West Ham, lalu menjulang di MU, serta bersinar bersama Manchester City. Musim ini dia telah mencetak 23 gol dari 39 penampilannya di berbagai ajang bersama City, dan membawa City merengkuh gelar Piala FA. Sebenarnya City sendiri enggan melepaskan Tevez, mengingat perannya yang begitu vital, namun emosinya yang turun naik membuat City berpikir untuk melegonya musim depan. Kalau jadi bergabung di Inter, dipastikan dia akan menggusur posisi Diego Milito yang musim ini benar-benar merosot penampilannya.

Javier Pastore

Javier Pastore
Javier Pastore

Javier Pastore merupakan salah satu rising star di Liga Italia musim ini. Berhasil membawa Palermo menjadi runner-up Coppa Italia serta meraih penghargaan pemain muda terbaik Seri-A musim ini, membuat dirinya dibidik sejumlah klub raksasa Eropa. Inter harus bersaing dengan Barcelona, Madrid, AC Milan, Juventus, serta Manchester United. Namun harganya bisa dipastikan sangat mahal, mengingat Zamparini sendiri selaku Presiden Palermo hampir mematok harga Pastore pada angka 50 Juta Euro. Kalau jadi ke Inter, Pastore akan sangat bermanfaat dalam menunjang peran seorang Sneijder di lini tengah, mengingat Pastore bisa ditempatkan di hampir semua posisi di lini tengah.

Apakah Inter berhasil mendapatkan semua buruan utamanya tersebut?, kita tunggu saja transfer musim panas yang sebentar lagi akan dibuka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s