Membuat Layout di PCI Geomatica (III)

I Love Monday, itulah slogan yang pernah dibuat oleh team kreatif sebuah café terkenal di Jakarta yang sampai saat ini masih menjadi slogan untuk membuat orang-orang bergairah menyambut hari senin. Dan mungkin sebagian dari masyarakat Indonesia semakin bergairah menyambut hari senin pertama di bulan April 2012 ini karena pemerintah kita menunda untuk sementara kenaikan harga BBM yang rencana awalnya akan dinaikkan pada tanggal 1 April 2012 kemarin, sehingga tidak perlu lagi khawatir (untuk sementara) memikirkan biaya hidup yang semakin melambung. Apalagi ditambah kabar gembira buat para interista (termasuk saya), semalam Inter Milan berhasil mengalahkan Genoa dengan skor 5-4 di bawah komando pertama pelatih anyar Andrea Stramaccioni.

Namun dibalik itu, kita pun sebagai masyarakat Indonesia harus menyadari pula bahwa negara kita sudah bukan lagi pengekspor minyak, tapi sudah menjadi importir, dalam artian kita menjadi negara pembeli setia minyak yang harganya tergantung negara-negara yang jual minyak tersebut. Jadi ketika harga minyak tersebut terus merangkak naik, maka mau tidak mau pemerintah kita harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi untuk mensubsidi agar harga BBM bersubsidi masih tetap terjangkau oleh masyarakat. Jika alokasi dana negara tersedot sebagian besar kesana, maka dapat dipastikan alokasi dana untuk sektor-sektor lain akan dikurangi atau mungkin pemerintah berhutang kembali agar alokasi untuk sektor-sektor yang lain tetap memadai. Jadi posisi pemerintah sekarang ini seperti buah simalakama. Dinaikkan, rakyat Indonesia semakin menjerit, tidak dinaikkan pengeluaran pemerintah akan jebol. Mungkin sedari kini, semua pihak benar-benar mulai memikirikan energi alternatif, agar kita semua tidak ketar-ketir lagi ketika pemerintah hendak menaikkan harga bahan bakar minyak.

Opini diatas hanya opini pribadi saja😀, terhadap situasi yang negara kita alami sekarang ini. Dan sekarang saatnya masuk pada lanjutan pembahasan mengenai pembuatan layout data citra satelit menggunakan software PCI Geomatica.

Gambar 1. Tampilan Layout Citra Satelit

Gambar 1 diatas merupakan tampilan terakhir dari pembuatan layout data citra satelit Landsat pada pembahasan postingan sebelumnya. Kali ini kita akan mempelajari bagaimana memasukkan tulisan, gambar, serta bagaimana cara agar layout tersebut bisa diekspor menjadi sebuah image dengan ekstensi yang dapat dibuka pada softwaresoftware pembuka image pada umumnya (seperti Windows Photo Viewer, Microsoft Office Picture Manager, dan banyak lainnya).

Untuk yang pertama, kita akan memasukkan sebuah teks sebagai judul (title) dari layout data citra satelit tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1). Aktifkan kembali Surround.

Gambar 2. Mengaktifkan Surround

Untuk mengaktifkan Surround, kita klik kanan pada bagian New Area (lihat area yang dilingkari warna hijau) pada tab Maps (lihat area yang dilingkari warna merah), lalu klik Surround … (lihat area yang dilingkari warna ungu).

2). Centang pilihan Title.

Gambar 3. Elemen Title

Ketika muncul jendela tampilan Surround, kita centang pada bagian elemen Title (lihat area yang dilingkari warna hijau). Setelah itu pada bagian kanan jendela tampilan Surround, akan muncul pilihan Quick Style dari Title (lihat area yang dilingkari warna biru). Ada 4 pilihan dari Quick Style Title yaitu :

  • Title QS 1      : 5/3 mm
  • Title QS 2       : 6/5 mm
  • Title QS 3       : 11.75/5 mm
  • Title QS 4       : 5.85/5 mm

Angka-angka setelah tulisan Title QS …. : diatas, menunjukkan ukuran dari Title dengan Subtitle.  Contohnya seperti Title QS 1 : 5/3 mm , menunjukkan ukuran Title adalah 5 mm sedangkan ukuran Subtitle adalah 3 mm. Subtitle sendiri merupakan tulisan yang berada di bawah Title.

Namun kita tidak akan langsung menggunakan pilihan Quick Style ini, karena kita harus menentukan dulu judul (title) dan subjudul (subtitle) dari layout data citra satelit Landsat ini. Oleh karena itu, kita masuk dulu ke bagian pengaturan dari elemen Titile ini dengan cara klik bagian Properties (lihat area yang dilingkari warna orange.

3). Tuliskan judul (title) dan subjudul (subtitle)

Gambar 4. Pengaturan Title Pada Tab General

Setelah kita klik tombol Properties, maka akan muncul jendela tampilan dari Title Properties. Tab pertama yang akan dijumpai adalah tab General (lihat area yang dilingkari warna merah pada Gambar 4). Pada bagian General ini, kita dapat mengisikan judul (title) dari layout yang kita buat, dengan memasukkan teks pada bagian Title (lihat area yang dilingkari warna orange pada Gambar 4). Pada bagian tersebut, saya mengisikan dengan tulisan Citra Satelit Landsat, yang pengaturan lebih lanjutnya dapat dilakukan dengan cara mengklik tombol Text pada bagian Style (lihat area yang dilingkari warna ungu pada Gambar 4). Setelah itu pada bagian Subtitle, saya isikan dengan tulisan Resolusi Spasial 30 Meter (lihat area yang dilingkari warna hijau pada Gambar 4), dimana pengaturan lebih lanjutnya juga dilakukan dengan cara mengklik tombol Text pada bagian Style (lihat area yang dilingkari warna biru pada Gambar 4). Selanjutnya pada bagian Spacing from title, saya isikan angka 3 milimeters (lihat area yang dilingkari warna hitam pada Gambar 4), dimana artinya pada tulisan subjudul (subtitle) mempunyai jarak 3 milimeter dari tulisan judul (title). Pada bagian terakhir yaitu Alignment, saya memilih untuk menempatkan tulisan judul (title) dengan subjudul (subtitle) di bagian tengah dari area citra satelit, dengan cara mengklik bagian tombol radio center (lihat area yang dilingkari warna kuning pada Gambar 4).

Gambar 5. Pengaturan Style dari Title dan Subtitle

Untuk mengatur ukuran, jenis, serta posisi huruf dari Title dan Subtitle kita bisa klik tombol Text pada bagian Style (lihat huruf C dan E pada Gambar 4). Setelah kita klik, maka akan muncul jendela tampilan Style Selector, dimana pada keadaan default ukuran huruf dari bagian Title adalah 5.1 milimeter (lihat area yang dilingkari warna merah pada Gambar 5). Karena saya ingin ukuran hurufnya lebih besar, supaya ukurannya proporsional dengan area citra satelit, maka saya memerlukan pengaturan lebih lanjut, yang dapat dilakukan dengan cara klik tombol Advanced (lihat area yang dilingkari warna hijau pada Gambar 5). Pada bagian Advanced, saya membiarkan warna dari tulisan pada bagian Title tetap berwarna hitam (jika menginginkan warna yang lain untuk bagian Title, bisa diatur dengan cara klik pada bagian Values dari Parameter Color). Ukuran huruf-nya saya ganti menjadi 15 milimeters untuk bagian Title dan 12 milimeters untuk bagian Subtitle. Untuk jenis huruf saya memilih font Imprint MT Shadow serta diletakkan pada bagian tengah dari area citra satelit (Alignment : Middle). Klik OK (lihat area yang dilingkari warna orange pada Gambar 5), jika sudah puas dengan pengaturan yang telah kita lakukan.

4). Letakkan judul (title) dan subjudul (subtitle) berada di tengah area citra satelit.

Gambar 6. Tab Position

Untuk mengatur posisi Title dan Subtitle lebih detail, kita bisa mengaturnya pada tab Position (lihat pada bagian huruf A pada Gambar 6). Pada bagian ini, kita bisa mengatur tata letak Title dan Subtitle dengan area citra satelit. Terdapat dua cara untuk mengaturnya yaitu dengan mengisikan nilai jarak pada koordinat x (horisontal) dan koordinat y (vertikal) pada bagian Offset (lihat pada bagian huruf B pada Gambar 6), sedangkan cara kedua yaitu dengan cara menahan dan drag mouse posisi dari Title dan Subtitle ke posisi yang kita inginkan. Jika selesai dengan pengaturan pada bagian ini, kita bisa klik OK dan lihat hasilnya pada tampilan layout data citra satelit kita.

Gambar 7. Elemen Title Sudah Berada Pada Layout

Selesai dengan elemen Title, selanjutnya kita akan memasukkan teks serta gambar ke area citra satelit. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

5). Aktifkan kembali Surround (jika terlupa bisa lihat caranya pada langkah 1 atau melihat Gambar 2). Kemudian centang pilihan elemen Paragraph (lihat pada bagian huruf A pada Gambar 8), lakukan pengaturan pada bagian Properties (lihat pada bagian huruf B pada Gambar 8).

Gambar 8. Elemen Paragraph

6). Tuliskan teks yang diinginkan pada tab General.

Gambar 9. Tab General Pada Paragraph Properties

Tab pertama yang kita temui pada jendela tampilan Paragraph Properties adalah tab General (lihat bagian yang ditunjukkan oleh huruf A pada Gambar 9). Pada bagian ini, kita dapat menuliskan teks yang kita inginkan, seperti misalnya saya menuliskan Sistem Proyeksi : UTM (lihat bagian yang ditunjukkan oleh huruf B pada Gambar 9). Kemudian untuk pengaturan lebih lanjut dari teks yang kita tuliskan tersebut dapat dilakukan dengan cara klik tombol Style (lihat bagian yang ditunjukkan oleh huruf C pda Gambar 9), disini saya memilih jenis font Arial dengan ukuran huruf 8 (pengaturan teks sama dengan pengaturan elemen Title sebelumnya). Sedangkan untuk mengatur sudut dari teks yang kita tuliskan dapat diatur pada area yang dilingkari oleh warna biru pada Gambar 9 diatas.

Gambar 10. Tab Position Pada Paragraph Properties

Berpindah ke tab Position, pada tab ini saya meletakkan posisi dari teks ke posisi kiri bawah. Klik Apply dan lihat bagaimana hasilnya, dan jika kurang puas, kita bisa mengaturnya kembali di tab General dan tab Position.

Gambar 11. Tampilan Layout Setelah Ditambahkan Teks

7). Selanjutnya kita akan memasukkan sebuah image (gambar), misalnya kita akan memasukkan logo perusahaan kita. Untuk itu kita aktifkan kembali Surround (jika terlupa bisa lihat caranya pada langkah 1 atau melihat Gambar 2).

Gambar 12. Elemen Picture

Centang pilihan elemen Picture (lihat bagian yang ditunjukkan huruf A pada Gambar 12), kemudian akan tampil Quick Style dari elemen Picture, berupa logo dari software PCI Geomatica (lihat area yang dilingkari warna biru). Jika punya logo lain, maka kita dapat mengaturnya dengan mengklik tombol Properties (lihat bagian yang ditunjukkan huruf B pada Gambar 12).

Gambar 13. Tab General Pada Picture Properties

Seperti biasa, tab pertama yang tampil dari suatu elemen adalah tab General (lihat bagian yang ditunjukkan huruf A pada Gambar 13). Pada bagian Picture file (lihat bagian yang ditunjukkan huruf B pada Gambar 13), klik tombol Browse… untuk menuju direktori dimana kita menyimpan logo kita.

Gambar 14. Tab Position

Pada tab Position, saya mengatur agar letak dari gambar berada di sebelah kanan bawah layout.

Gambar 15. Penambahan Gambar Pada Tab Layout

8). Sebagai “pemanis” saya tambahkan slogan dari perusahaan di bawah gambar logo perusahaan, dengan cara menambahkan kembali elemen Paragraph (jika terlupa langkah pengaturan elemen Paragraph dapat dilihat dari langkah 5 sampai dengan langkah 6).

Gambar 16. Penambahan Gambar dan Teks di Layout

9). Terakhir kita akan menambahkan elemen Border.  Untuk itu kita aktifkan kembali Surround (jika terlupa bisa lihat caranya pada langkah 1 atau melihat Gambar 2).

Gambar 17. Elemen Border

Centang pilihan elemen Border (lihat bagian yang ditunjukkan angka 1) pada jendela tampilan Surround, kemudian seperti biasa juga akan tampil Quick Style di bagian sebelah kanan (lihat area yang dilingkari warna biru). Terdapat 4 pilihan Quick Style, yaitu :

  • Border QS 1 : .75/.12 mm
  • Border QS 2 : .4 mm
  • Border QS 3 : .4/.4 mm
  • Border QS 4 : .5 mm

Tulisan setelah Border QS ….. seperti contohnya .75/.12 mm menunjukkan tebal garis terluar dengan garis dalam. Namun kita perlu mengatur lagi letak posisi border, agar terlihat bagus hasil layout-nya, dengan cara klik tombol Properties (lihat bagian yang ditunjukkan angka 2)

Gambar 18. Tab General Pada Border Properties

Tab General (lihat pada bagian yang ditunjukkan huruf A pada Gambar 18) kita temui kembali setelah kita klik tombol Properties. Pada bagian Distance To Neatline (lihat pada bagian yang ditunjukkan huruf B pada Gambar 18), saya hilangkan tanda centang pada bagian Keep equal, karena nilai yang akan saya masukkan antara satu sisi dengan sisi lain berbeda. Sedangkan pada bagian Style, kita bisa mengatur lebar, bentuk garis, warna garis, dan banyak lainnya, dengan cara kita klik tombol di sebelahnya.

Gambar 19. Pengaturan Style Pada Style Selector

Pada pengaturan Style kita bisa mengatur jenis garis pada bagian Primitive (lihat pada bagian huruf A), dimana garisnya bisa berupa garis yang solid, atau garis yang terputus-putus (dash) atau titik (dot). Setelah itu kita bisa mengatur hal lainnya pada bagian Definition (lihat pada bagian huruf A). Jika sudah puas dengan hasil pengaturan klik Apply ((lihat pada bagian huruf B), maka lihat hasilnya.

Gambar 20. Tampilan Akhir Layout

Gambar 20 diatas merupakan hasil tampilan akhir dari layout yang telah kita atur dengan menggunakan elemen-elemen yang terdapat pada Surround. Jika masih kurang puas, kita bisa mengatur kembali elemen-elemen pada Surround tersebut.

10). Export Map.

Pembahasan terakhir pada postingan ini yaitu bagaimana layout yang telah kita buat pada software PCI Geomatica tersebut mempunyai ekstensi-ekstensi image pada umumnya seperti .jpg, .tiff, dan lain-lain. Untuk itu kita klik pada bagian menu bar Geomatica Focus :

File | Export Map…

Gambar 21. Export Map…

Setelah itu akan muncul jendela tampilan Export Map.

Gambar 22. Pengaturan Export Map

Pada bagian File, kita klik Browse… (lihat pada bagian huruf A pada Gambar 22), untuk menyimpan hasil ekspor layout yang kita buat tersebut. Setelah itu pada bagian Save as type ((lihat pada bagian huruf B pada Gambar 22), kita bisa memilih jenis ekstensi layout yang kita buat, ada ekstensi yang berbentuk JPEG (.jpg), kemudian ada yang berbentuk TIFF (.tiff), dan berbagai pilihan yang lain. Pada bagian Options, ada DPI (Dot Per Inch) dan Quality ((lihat pada bagian huruf C pada Gambar 22), dimana semakin tinggi kita masukkan nilainya, maka kualitas gambar dari layout akan semakin bagus. Klik OK (lihat area yang dilingkari warna orange pada Gambar 22), jika kita telah selesai mengaturnya.

Gambar 23. Layout Yang Telah Mempunyai Ekstensi JPG

Gambar 23 diatas menunjukkan layout yang telah mempunyai ekstensi JPEG (.JPG) dengan DPI 150 dan Quality 100, serta dibuka di software image viewer seperti Nero PhotoSnap Viewer Essentials.

Selesai sudah pembahasan mengenai pembuatan layout data citra satelit menggunakan software PCI Geomatica. Semoga bermanfaat😀

Postingan ini saya share juga disini :

Map Vision – ” Create Your Vision With a Map”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s