Stacking Data Citra Satelit di PCI Geomatica

Long time no see, sudah sebulan lebih saya tidak membuat postingan di blog ini, karena banyaknya kerjaan yang harus dibereskan pada bulan kemarin, dan kali ini saya akan share langkah-langkah pengerjaan stacking data citra satelit di software PCI Geomatica.

Pada postingan sebelumnya saya juga pernah membuat postingan melakukan stacking data citra satelit menggunakan software Global Mapper, dan jika tertarik untuk mengetahui langkah-langkah pengerjaannya dapat di klik pada link berikut : True Color Citra Satelit Landsat di Global Mapper.

Data citra satelit yang akan digunakan pada postingan kali ini masih sama yaitu data citra satelit Landsat SLC-ON (tanpa stripping alias tanpa bolong – bolong) yang diunduh di situs glovis.gov.us, dimana data citra satelit Landsat yang diunduh tersebut masih berupa data citra satelit Landsat yang mempunyai 8 band (band 1-5 dan 7 mempunyai resolusi spasial 30 meter), band 6 (band 61 dan 62) merupakan band thermal dengan resolusi spasial 60 meter, serta band terakhir yaitu band ke-8 mempunyai resolusi spasial 15 meter (masih terdiri dari masing-masing band yang mempunyai format data TIFF). Citra satelit Landsat 7 yang diunduh sudah bergeoreferensi dengan sistem proyeksi UTM dan datum WGS 84. Sebagai informasi, untuk mendapatkan citra satelit Landsat 7 dengan resolusi 15 meter biasanya dilakukan proses PANSHARP antara citra satelit Landsat band 1-5 dan 7 yang telah di stacking (tanpa mengikutsertakan band 61 dan band 62) dengan band ke 8.

Oke, langsung saja saya jabarkan langkah-langkah pengerjaan stacking data citra satelit Landsat di software PCI Geomatica :

1). Buka software PCI Geomatica (disini saya menggunakan software PCI Geomatica v. 10.0.3), dengan cara klik dua kali ikon PCI Geomatica yang ada pada desktop komputer kita.

Gambar 1. Buka Software PCI Geomatica

2). Setelah kita buka software PCI Geomatica maka akan muncul Geomatica Toolbar, kemudian kita klik Focus.

Gambar 2. Klik Focus

3). Buka data citra satelit Landsat yang akan di stacking (digabung) di Geomatica Focus dengan cara klik pada bagian menu bar : File | Open… atau dapat dengan shortcut menekan tombol Ctrl berbarengan dengan tombol O di keyboard komputer kita (Ctrl + O). Atau cara lainnya dengan klik ikon Open File di bagian toolbar Geomatica Focus.

Gambar 3. Membuka Data di Geomatica Focus

4). Pilih data yang akan digabung. Data citra satelit Landsat yang akan digabung adalah data citra satelit Landsat yang mempunyai resolusi spasial yang sama yaitu citra satelit Landsat band 1, band 2, band 3, band 4, band 5, serta band 7, yang mempunyai resolusi spasial 30 meter. Oleh karena itu, saya akan membuka data citra satelit Landsat band 1-5 dan band ke 7.

Gambar 4. Memilih Data Citra Satelit Landsat Band 1-5 dan Band 7

Data yang kita pilih nantinya akan tampil di jendela tampilan utama Geomatica Focus. Untuk melihat data citra satelit Landsat yang terdapat di jendela tampilan Geomatica Focus kita klik pada bagian toolbar Zoom to Overview.

Gambar 5. Zoom to Overview

5). Selanjutnya sebelum kita menggabungkan data citra satelit Landsat tersebut, kita harus mengetahui informasi sistem proyeksi, datum, serta batas bagian kiri atas serta bagian kanan bawah dari data citra satelit Landsat tersebut. Untuk mengetahui informasi tersebut, kita dapat klik pada bagian menu bar : Tools | Reprojection

Gambar 6. Reprojection

Setelah itu akan muncul jendela tampilan dari Reprojection. Sebelumnya pastikan kita klik salah satu dari data citra satelit Landsat tersebut.

Gambar 7. Klik salah satu data citra satelit Landsat sebelum kita klik Reprojection

Gambar 8. Jendela Tampilan Reprojection

Untuk melihat informasi dari citra satelit Landsat, kita dapat melihatnya pada bagian Reprojection Bounds (ditunjukkan oleh area yang dilingkari warna merah pada Gambar 7 diatas). Resolusi spasial dari data citra satelit Landsat yang akan kita gabung dapat dilihat pada bagian Pixel Size X dan Pixel Size Y (ditunjukkan oleh area berwarna hijau dan warna hitam pada Gambar 7 diatas). Dari informasi tersebut, diketahui bahwa resolusi spasial yang akan digabung yaitu 30 meter.

Selanjutnya untuk mengetahui sistem proyeksi dapat dilihat pada bagian Earth Model… (ditunjukkan oleh area berwarna orange pada Gambar 7 diatas). Pada bagian tersebut tertulis : UTM 52 N D000, yang berarti data citra satelit Landsat ini mempunyai sistem proyeksi UTM zona 52 bagian North (Utara) dengan datum WGS 84 (datum WGS 84 dapat diketahui dari tulisan D000).

Untuk mengetahui batasan dari data citra satelit yang akan digabung dapat dilihat pada area yang dilingkari oleh warna biru pada Gambar 7 diatas. Pada bagian Bounds (ditunjukkan oleh area berwarna ungu pada Gambar 7 diatas) akan terlihat Geocoded, hal ini dikarenakan data citra satelit tersebut sudah georeference (sudah mempunyai nilai koordinat dengan sistem proyeksi dan datum yang telah ditentukan sebelumnya). Yang terakhir perhatikan juga Resampling, Transform Order, dan Sampling Interval (ditunjukkan oleh area berwarna kuning pada Gambar 7 diatas). Catat atau copy-paste informasi tersebut pada media lain seperti Notepad.

6). Selanjutnya kita akan memulai proses penggabungan data citra satelit Landsat tersebut dengan cara klik pada bagian menu bar : Tools | Data Merge…

Gambar 9. Data Merge

Setelah itu akan muncul jendela tampilan Data Merge Wizard (lihat Gambar 10 dibawah ini).

Gambar 10. Data Merge Wizard Step 1

Untuk menggabungkan seluruh band data citra satelit Landsat yang telah berada di Geomatica Focus, centang semua file yang ada (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada Gambar 10 diatas) pada opsi Available Files/Layers (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 10 diatas). Selanjutnya kita klik tombol Next> (ditunjukkan oleh area berwarna orange pada Gambar 10 diatas) untuk beranjak ke Step 2 (langkah ke-2).

7). Selanjutnya kita melangkah pada step ke-2.

Gambar 11. Pengaturan Output File

Pada bagian pengaturan Output File (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 11 diatas) bagian Name, klik tombol Browse… (ditunjukkan oleh area berwarna orange pada Gambar 11 diatas) untuk menempatkan data hasil gabungan citra Landsat pada direktori komputer yang kita inginkan. Pada bagian Output format (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada Gambar 11 diatas), terdapat pilihan format data hasil gabungan yang diinginkan, disini saya memilih format data yang sudah umum digunakan dan dikenal yaitu format data TIFF.

Selanjutnya kita beralih pada bagian pengaturan Geo-referencing Setup.

Gambar 12. Geo-referencing Setup

Pada bagian Projection, pilih tombol radio User-entered. Kemudian pada bagian sistem proyeksi saya memilih UTM (sesuai dengan sistem proyeksi input data awalnya), dan ketika kita memilih sistem proyeksi UTM, akan muncul jendela tampilan Earth Models. Pada bagian tab Datums (ditunjukkan oleh area berwarna biru pada jendela tampilan Earth Models), saya memilih D000 – WGS 1984 [Global Definition] (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada jendela tampilan Earth Models). Klik tombol Accept (ditunjukkan oleh area berwarna orange pada jendela tampilan Earth Models).

Setelah itu akan muncul jendela tampilan UTM Zones. Saya memilih Zone 52 (ditunjukkan oleh area berwarna hitam pada bagian UTM Zones), sesuai dengan area data citra satelit itu berada. Kemudian terakhir akan muncul jendela tampilan UTM Rows, disini saya memilih Northen Hemisphere (ditunjukkan oleh area berwarna biru pada bagian UTM Rows). Hasil pengaturan yang telah dilakukan akan terlihat pada tulisan UTM 52 N D000 (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada bagian Projection) sesuai dengan informasi input data awal data citra satelit yang akan kita gabung.

Gambar 13. Pengaturan Batas Area Data Citra Satelit

Masih berada pada bagian pengaturan Geo-referencing Setup, kita pilih Bounds: Geocoded (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 13 diatas), kemudian isi nilai batas bagian kiri atas (Upper Left) dan bagian kanan bawah (Lower Right) sesuai dengan informasi awal yang telah kita ketahui sebelumnya (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada Gambar 13 diatas). Ketika kita memasukkan data batas kiri atas dan kanan bawah, akan muncul jendela peringatan seperti ditunjukkan Gambar 14 di bawah ini :

Gambar 14. Jendela Peringatan

Munculnya jendela peringatan ini dikarenakan kita belum merubah nilai resolusi spasial data citra satelit yang masih bernilai 1 meter pada bagian pengaturan Resolution. Oleh karena itu, kita klik tombol Change Resolution (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 14 diatas).

Gambar 15. Pengaturan Resolution

Pada bagian pengaturan Resolution, klik tombol radio User-entered (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 15 diatas) untuk memasukkan secara manual ukuran resolusi spasial (Pixel Size) dari data citra satelit. Pada bagian Pixel Size, masukkan angka 30 pada bagian input box X dan input box Y (ditunjukkan oleh area berwarna hijau pada Gambar 15 diatas), sesuai dengan resolusi spasial data citra satelit Landsat yang akan digabung. Nilai Pixel dan Line pada bagian Output Database Size (ditunjukkan oleh area berwarna biru pada Gambar 15 diatas) akan secara otomatis berubah ketika kita memasukkan angka 30 pada bagian Pixel Size.

Gambar 16. Pengaturan Reprojection Parameters

Pada bagian pengaturan Reprojection Parameters biarkan saja apa adanya (default), kemudian klik tombol Next> untuk melanjutkan ke tahapan terakhir.

8). Melangkah ke tahap terakhir dari proses Data Merge yaitu Step 3.

Gambar 17. Step 3 Data Merge Wizard

Tahap terakhir merupakan konfirmasi dari data-data citra satelit yang akan digabung (ditunjukkan oleh area yang berwarna merah pada Gambar 17 diatas). Klik tombol Finish untuk menyudahi proses tahapan Data Merge Wizard.

Ketika kita sudah klik tombol Data Merge Wizard, maka proses penggabungan akan dilakukan.

Gambar 18. Proses Penggabungan Data Citra Satelit Landsat Sedang Berlangsung

9). Ketika proses penggabungan sudah selesai, buka data hasil penggabungan di Geomatica Focus.

Gambar 19. Data Hasil Gabungan

Untuk mendapatkan warna natural lakukan kombinasi band RGB 321, dengan cara :

Gambar 20. Kombinasi Band

Perhatikan Gambar 20, pada data citra satelit Landsat hasil penggabungan klik kanan ikon berwarna merah gradasi putih (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 20 diatas), dimana setelah itu akan tampil pilihan band yang terdapat pada data citra satelit hasil gabungan. Pilih band ke-3 (band dengan nama dibelakangnya B30) seperti yang ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 20 diatas. Jika sudah selesai, lakukan hal yang sama pada bagian warna hijau gradasi putih dengan memilih band ke-2 (band dengan nama belakangnya B20), serta terakhir pada bagian warna biru gradasi putih pilih band ke-1 (band dengan nama belakangnya B10).

 

Gambar 21. Kombinasi Band RGB 321

Hasilnya dapat dilihat pada Gambar 22 dibawah ini.

Gambar 22. Warna Natural Data Citra Satelit Landsat Hasil Kombinasi Band RGB 321

Mainkan enhance otomatis untuk mendapatkan warna terbaik menurut kita dengan cara klik pada bagian toolbar Enhancements yang terdapat pilihan None, Linear, Root, dll. Atau jika dirasa menggunakan enhance otomatis tersebut masih dirasa kurang, kita bisa melakukan pengaturan enhance oleh kita sendiri dengan cara :

Gambar 23. Edit LUTs

Klik kanan pada bagian data citra satelit hasil gabungan (ditunjukkan oleh area berwarna merah pada Gambar 23 diatas), kemudian pilih : Enhance | Edit LUTs… Setelah itu akan muncul jendela tampilan Multi Histogram Display (Gambar 24).

Gambar 24. Enhance Manual

Untuk melakukan enhance pada masing-masing warna, tinggal klik saja pada masing-masing warna pada display histogram-nya, dan setelah itu akan tampil jendela tampilan LUT Editor, dan proses enhance dapat dilakukan secara manual.

Untuk mendapatkan kombinasi band untuk mendapatkan false color semisal kombinasi band RGB 432 atau RGB 742, kita tinggal lakukan dengan langkah-langkah yang sama untuk mendapatkan warna natural dengan kombinasi band RGB 321.

Gambar 25. Kombinasi Band RGB 432 dan RGB 742

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat😀

 

 

 

– LAMUN KEYEUNG PASTI PARENG –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s