Inter dan Kepercayaan

Coutinho

Coutinho

Entah apa yang ada di pikiran manajemen Inter (dan Moratti juga tentunya), keputusan menjual Coutinho pada sesi transfer musim dingin ini merupakan satu dari sekian banyak “kebodohan” yang jelas terlihat bahkan oleh Interista seperti saya ini yang awam akan kebijakan transfer sebuah klub. Kalaupun harus “menyingkirkan” Coutinho, gara-gara dia tidak menjadi pemain reguler-nya Strama, akan lebih baik jika dia dipinjamkan ketimbang harus menjualnya secara permanen ke klub lain, apalagi Coutinho sendiri menegaskan sebelum dijual ke Liverpool, masih ingin memperjuangkan tempatnya di Inter. Dan yang lucunya lagi dari kasusnya Coutinho ini, uang hasil penjualan, rencananya akan digunakan sebagai tambahan untuk membeli pemain muda lain asal Brazil yaitu Paulinho (walau hal tersebut sempat disanggah Moratti sendiri), dimana yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana jika seandainya Paulinho berhasil didatangkan ke Inter dan dia ternyata pada musim pertamanya tidak sesuai harapan pihak manajemen Inter? apakah langsung ditendang seperti Coutinho ini?.

Menurutku yang diperlukan seorang Coutinho hanyalah penambahan waktu bermain sehingga mental dan pengalaman bermainnya akan semakin kuat dan matang, dan hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jangan hanya karena berpenampilan tidak maksimal selama semusim atau setengah musim seorang pemain langsung dijual tanpa mempertimbangkan faktor-faktor kenapa dia tidak berperan maksimal dalam sebuah tim. Seharusnya manajemen Inter berkaca pada bagaimana seorang Pirlo, Seedorf, Santon, Destro, dan banyak mantan pemain Inter yang berkembang dan bertransformasi menjadi pemain kunci di klub barunya setelah mendapatkan kepercayaan dari pihak klub. Dan kita lihat saja nanti, apakah manajemen Inter di kemudian hari akan menyesali keputusannya ini, seperti ketika menyesali bagaimana seorang Pirlo dan Seedorf berjaya bersama tim  tetangga?.

Dan semoga saja kejadian Coutinho ini menjadi kesalahan yang terakhir dari manajemen Inter yang membuang para pemain yang sedari awal digadang-gadang dan memang terlihat mempunyai bakat hebat untuk menjadi pemain besar. Jangan sampai pemain-pemain muda Inter dengan bakat hebat seperti Juan Jesus ataupun pemain baru seperti Kovacic bernasib sama seperti Coutinho.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s