Teras Cikapundung : Suasana Urban dan Kampung dalam Satu Tempat

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Jembatan warna merah yang eye catching tersebut, berdiri di atas Sungai Ci Kapundung yang mengalir di bawahnya. Jembatan tersebut mempunyai fungsi yang sangat luar biasa – menjadi perantara pergantian suasana dalam satu tempat, dari suasana urban menjadi suasana perkampungan dan juga sebaliknya. Jembatan pengganti suasana tersebut, berada di sebuah ruang publik yang bernama Teras Cikapundung.

Teras Cikapundung sendiri merupakan ruang publik terbaru di Kota Bandung, yang baru soft launching di hari terakhir tahun 2015. Berada di Jalan Siliwangi, lokasi taman ini sendiri sudah sangat familiar bagi saya, karena selain berada pada salah satu jalur menuju kampus ketika masih kuliah dulu, lokasinya juga tepat berada di seberang gang yang didalamnya terdapat bekas kos-kosan kawan-kawan kuliah saya dulu. Saya masih ingat sekali, lokasi tersebut awalnya merupakan pemukiman padat penduduk, bahkan seingat saya, aliran Sungai Ci Kapundung pada lokasi tersebut sampai tidak terlihat dari atas jalan karena sudah terhalang rumah-rumah warga yang sudah berjejalan.

BACA JUGA :

1). Hampuran Bunga dan Patung yang Random di Kebun Begonia

2). Main Air di Dekat Tempat Kekinian

3). Rafting Seru di Sungai Palayangan – Pangalengan

4). Ontbijt Walanda di Bandoeng

5). Sempurna di Hari – H

Seperti kata Kang Emil, konsep taman ini merupakan perpaduan antara konsep urban dengan ekologi, dan jika melihat kondisi lokasi tersebut, penggunaan konsep tersebut sangatlah cerdas. Berada di kawasan urban yang padat penduduk, namun di area itu juga masih terdapat pepohonan rimbun yang menjulang tinggi, serta dekat dengan Hutan Kota Babakan Siliwangi, maka pemilihan konsep tersebut terasa sangat pas. Warga kota yang sudah jenuh dengan pemandangan hutan beton dan kemacetan yang semakin menggila – khas kota-kota besar, mungkin akan rindu suasana Bandung tempo dulu yang masih lengang dan asri atau suasana khas perkampungan yang masih alami, maka taman ini akan sedikit mengobati kerinduan warga kota akan hal tersebut.

Konsep urban dari Teras Cikapundung, langsung saya rasakan ketika berada di sisi awal taman tersebut. Bangku-bangku yang sering terdapat di taman kota dan trotoar, kolam-kolam dengan desain kekinian, pertunjukkan dancing fountain, sampai dengan adanya amphiteater taman, menunjukkan identitas dari konsep urban dari taman tersebut.

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Konsep Urban Teras Cikapundung

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Bebatuan dan Kolam

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Dancing Fountain

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Amphiteater Taman

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Podium

Walaupun saya sedang berada di sisi taman yang mengedepankan konsep urban, namun saya juga sudah dapat merasakan bagaimana suasana di kampung pada umumnya. Di depan saya terhampar pemandangan pepohonan rimbun disertai suara Turaes (semacam serangga) yang khas, serta aliran Sungai Ci Kapundung yang membelah taman tersebut.

Beranjak ke sisi lain dari Teras Cikapundung, maka suasana perkampungan akan semakin terasa. Selain masih dijejali pepohonan yang rindang, di sisi ini dibangun kolam serta beberapa pendopo, dimana yang menariknya salah satunya digunakan sebagai tempat shalat.

teci, teras cikapundung, pendopo, ruang publik baru di bandung

Pendopo dan Kolam di Sisi Lain Teras Cikapundung

Overall, dengan area yang luas, konsep yang cerdas, serta desain yang indah, membuat Teras Cikapundung, menurut saya, merupakan ruang publik yang paling nyaman dan paling keren yang dibuat oleh Kang Emil hingga saat ini, dan semoga saja ruang publik yang nyaman dan keren ini, tidak berhenti di taman ini saja, namun tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung.

Sumber Foto : Foto Pribadi

POSTINGAN MENARIK LAINNYA :

1). Citra Satelit Sebelum dan Sesudah Musibah Topan Pam di Vanuatu

2). Citra Satelit Sebelum dan Sesudah Topan Haiyan

3). Melihat Kerusakan Akibat Tornado via Citra Satelit

4). Melihat Bumi Berubah Menggunakan Citra Satelit 

5). Citra Satelit Kebakaran Lahan dan Hutan di Provinsi Riau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s